Menu

Waspada Penduduk Perkotaan! Heat Stroke Bisa Ancam Kesehatan di Musim Panas, Simak Moms Pencegahannya!

12 Januari 2023 11:55 WIB
Waspada Penduduk Perkotaan! Heat Stroke Bisa Ancam Kesehatan di Musim Panas, Simak Moms Pencegahannya!

ilustrasi suhu panas (freepik/wirestock)

HerStory, Jakarta —

Akhir-akhir ini cuaca sangat terik dan hal ini tentu saja gak nyaman bagi beberapa orang. Biasanya, orang yang gak kuat dengan panas ini akan berlindung di bawah pohon teduh atau meminum minuman yang segar.

Sayangnya, masih banyak yang gak mengetahui bahwa jika tubuh terkena panas yang berlebihan bisa terkena heat stroke lho!

Heat stroke dapat disebut juga dengan serangan panas. Heat stroke adalah kondisi ketika tubuh mengalami peningkatan suhu secara drastis hingga mencapai 40°C atau lebih.

Karena berhubungan dengan suhu, heat stroke lebih sering terjadi pada musim panas. Orang yang berusia lebih dari 50 tahun berisiko tinggi mengalami heat stroke, tapi juga bisa dialami oleh para atlet muda yang bertubuh sehat sekalipun.

Dicuplik dari laman Honest Docs melalui sindikasi konten Suara.com pada Kamis (12/1/2023), serangan panas alias heat stroke merupakan kondisi gawat darurat yang memerlukan penanganan segera.

Suhu panas yang terperangkap di dalam tubuh dapat membahayakan otak dan organ-organ tubuh lainnya. Jika terus dibiarkan, heat stroke dapat mengancam nyawa dan menyebabkan kematian.

Serangan panas atau heat stroke terjadi akibat paparan panas secara berlebihan pada tubuh, biasanya disertai dengan dehidrasi. Kondisi ini menyebabkan sistem pengatur suhu tubuh gagal menjalankan fungsinya.

Penyebab heat stroke umumnya berkaitan dengan penyakit yang berhubungan dengan panas, di antaranya:

1. Heat cramps: kejang otot yang terjadi pada saat olahraga atau beberapa saat setelah olahraga.

2. Heat syncope: pingsan atau hampir pingsan akibat kepanasan.

3. Heat exhaustion: kondisi yang terjadi akibat paparan suhu panas dan seringnya disertai dengan dehidrasi.

Olahraga atau aktivitas berlebihan juga bisa menjadi salah satu penyebab heat stroke lho Moms. Ketika tubuh bergerak terus-menerus, suhu inti tubuh akan lebih cepat meningkat dan bisa diperparah jika cuaca di luar sedang terik.

Heat stroke lebih rentan dialami oleh lansia yang tinggal di rumah tanpa AC atau aliran udaranya tak lancar. Namun, setiap orang dari berbagai usia juga bisa mengalaminya, terutama jika kebutuhan cairannya tak tercukupi, mengidap penyakit kronis, atau minum alkohol berlebihan.

Orang yang tinggal di perkotaan juga berisiko tinggi mengalami serangan panas, terutama pada saat musim kemarau atau musim panas.

Aspal dan beton menyerap panas di siang hari dan secara bertahap melepaskannya di malam hari. Hal inilah yang kemudian menyebabkan kamu kepanasan ketika di malam hari.

Selain itu, beberapa faktor risiko heat stroke adalah:

1. Usia

Bayi dan anak-anak usia 4 tahun ke atas, serta lansia yang usianya lebih dari 65 tahun termasuk kelompok rentan. Fungsi sistem saraf pusat pada golongan usia tersebut cenderung menurun, sehingga tubuh lebih sulit menyesuaikan diri dengan suhu panas dan berisiko mengalami heat stroke.

2. Penyakit tertentu

Ada sejumlah penyakit tertentu yang dapat memicu heat stroke, di antaranya penyakit jantung, paru, ginjal, anemia sel sabit, kulit terbakar, dan kondisi lainnya yang menyebabkan demam.

Jika kamu memiliki berat badan berlebih (obesitas), berat badan kurang (underweight), hipertensi, gangguan mental, hingga kecanduan alkohol, kamu juga lebih rentan terkena serangan panas.

Baca Juga: Indonesia Jadi Negara ke-3 Tertinggi Konsumsi Gula, Cut Memey Bagikan Tips Cegah Diabetes! Tertarik Coba Beauty?

Baca Juga: Ampuh Atasi Sakit Perut Melilit Gegara Menstruasi, Ini 4 Manfaat Campuran Teh dan Madu yang Wajib Kamu Coba!

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.