Acha Sinaga baru saja melahirkan putra pertamanya pada hari Selasa, (10/3/2020) di Royal Prince Alfred Hospital, Australia. Ia membagikan kabar bahagia tersebut melalui akun instagramnya.

Sehari setelahnya, Acha kembali bercerita mengenai proses kelahiran putranya yang bernama Lucas melalui aku instagram pribadinya yang diikuti lebih dari 500 ribu jiwa itu. Ia mengungkapkan bahwa proses kelahiran buah hatinya mengalami proses yang panjang, bahkan ia disarankan untuk melahirkan secara c-section.

Baca Juga: Meski Sempat Kontraksi Palsu, Selamat! Acha Sinaga Lahirkan Anak Pertamanya

"Perjuangan seorang ibu ketika melahirkan ternyata bener-bener hidup dan mati yah... aku mulai kontraksi dari Senin malam, lalu ke rumahsakit Selasa (10/3) pagi baru bukaan 3 padahal sakitnya udah ngga tertahankan. Perkiraan bidan aku lahiran masih 7 jam lagi jadi aku disuruh jalan-jalan dulu. belum sempet keluar rumahsakit tiba-tiba aku pendarahan, bidan dan dokter langsung memonitor jantungnya Lucas. beberapa jam sesudahnya sampai bukaan 7 pendarahan ngga berhenti, akhirnya dokter bilang kita siap-siap ke operating theatre yah untuk emergency C-section tapi kalau jantungnya Lucas tetap happy ngga menurun kita terus lanjutin vaginal birth ini..," tulisnya dalam keterangan foto.

View this post on Instagram

perjuangan seorang ibu ketika melahirkan ternyata bener-bener hidup dan mati yah... aku mulai kontraksi dari Senin malam, lalu ke rumahsakit Selasa (10/3) pagi baru bukaan 3 padahal sakitnya udah ngga tertahankan ???? perkiraan bidan aku lahiran masih 7 jam lagi jadi aku disuruh jalan-jalan dulu. belum sempet keluar rumahsakit tiba-tiba aku pendarahan, bidan dan dokter langsung memonitor jantungnya Lucas. beberapa jam sesudahnya sampai bukaan 7 pendarahan ngga berhenti, akhirnya dokter bilang kita siap-siap ke operating theatre yah untuk emergency C-section. tapi kalau jantungnya Lucas tetap happy ngga menurun kita terus lanjutin vaginal birth ini.. walaupun sedih aku pasrah. Tuhan tahu yg terbaik. saat gelombang cinta datang aku cuma bisa teriak “Tuhaan tolong aku” ???? karena jujur rasanya beneran kaya mau dijemput maut huhu. tapi Tuhan dengar seruanku, setelah itu cepet banget sampai bukaan 10 Lucas masih kuat jantungnya stabil. akhirnya setelah pushing 30 menit aku bisa melahirkan Lucas yang ternyata lehernya kelilit umbilical cord (tali pusar) sekali dengan berat 3,85 kilogram melalui vaginal birth. dan beneran ketika Lucas ditaruh di dadaku semua sakit langsung hilang. sungguh Tuhan Maha Ajaib. ???????????????????????????????????????????? . btww ditunggu yaa birth vlognya baby Lucas ?? photographed by @sunandmoon.au

A post shared by Maria Dyer A S (@achasinaga) on Mar 10, 2020 at 6:48pm PDT

Dengan saran tersebut, tentunya Acha sempat merasa sedih, namun ia mengaku pasrah kepada Tuhan. Selain itu, Acha juga menceritakan bahwa rasa kontraksi diibaratkannya seperti saat maut menjemput.

"Walaupun sedih aku pasrah. Tuhan tahu yg terbaik. saat gelombang cinta datang aku cuma bisa teriak “Tuhaan tolong aku”  karena jujur rasanya beneran kaya mau dijemput maut huhu," tambahnya.

Baca Juga: Traveling Naik Pesawat Saat Hamil Muda? Acha Sinaga Ceritakan Pengalamannya

Setelah berpasrah diri, justru Acha malah diberikan kemudahan dalam proses melahirkan Lucas. Meski sempat disarankan untuk operasi, melalui pemeriksaan rinci akhirnya Acha bisa melahirkan secara normal dengan kondisi berat badan anaknya yang mencapai 3,8 kg.

"Tapi Tuhan dengar seruanku, setelah itu cepet banget sampai bukaan 10 Lucas masih kuat jantungnya stabil. akhirnya setelah pushing 30 menit aku bisa melahirkan Lucas yang ternyata lehernya kelilit umbilical cord (tali pusar) sekali dengan berat 3,85 kilogram melalui vaginal birth. dan beneran ketika Lucas ditaruh di dadaku semua sakit langsung hilang. sungguh Tuhan Maha Ajaib," tutupnya.