Ilustrasi kolesterol dalam tubuh. (National Institue on Aging/Edited by herstory)
Kolesterol merupakan zat lilin seperti lemak yang ditemukan di semua sel di tubuh. Sebenarnya, tubuh membutuhkan kolesterol untuk membuat hormon, vitamin D, dan zat yang membantu mencerna makanan. Tapi, jika kolesterol yang terlalu tinggi juga tidak baik untuk kesehatan tubuh Moms.
Pasalnya, kolesterol tinggi akan membentuk plak di dalam pembuluh darah dan arteri, Moms. Nah, plak tersebut bisa mempersempit pembuluh darah sehingga darah yang lewat akan semakin sedikit bahkan bisa menyumbat sampai darah tidak mengalir.
Tak hanya itu saja, jika kadar kolesterol berada di atas 240 mg/dL, maka sudah termasuk kadar tinggi dan harus segera diturunkan sebelum menimbulkan komplikasi Moms. Beberapa efek yang bisa muncul karena kolesterol tinggi, seperti:
Tekanan darah tinggi alias hipertensi dengan kolesterol tinggi saling bersinggungan Moms. Pasalanya, plak kolesterol dan kalsium bisa menyebabkan arteri menyempit dan keras. Akibatnya, jantung akan bekerja lebih keras untuk memompa darah saat melaluinya, sehingga tekanan darah menjadi tinggi.
Sebuah penelitian di Amerika menemukan bahwa kolesterol jahat (LDL) berhubungan dengan adanya peptida pada sel otak paseien alzheimer. Penyakit ini mempengaruhi ingatan, suasana hati, serta kebiasaan.
Inilah mengapa kadar kolesterol tinggi dalam tubuh bisa mengakibatkan seseorang mengalami alzheimer.
Berikutnya seseorang yang memiliki kadar kolesterol tinggi bisa terkena serangan jantung. Seperti yang telah dijelaskan di atas, jika plak koletsreol banyak menempel pada pembuluh darah, jantung juga akan lebih keras memompa untuk mengalirkan darah ke seluruh tubuh.
Ketika jantung tidak membawa cukup darah, maka jantung juga menjadi letih dan berhentii bekerja. Itulah yang mengapa kolesterol tinggi dikaitkan dengan seragan jantung atau gagal jantung. Penyakit ini merupakan salah satu penyakit dengan kematian terbanyak di Indonesia.
Jika kadar kolesterol jahat terlalu tinggi, maka timbunan lemak akan menumpuk di pembuluh darah. Nah, endapan inilah yang bisa mempersulit darah untuk mengalir melalui arteri yang bisa menyebabkan masalah pada tubuh, terutama jantung dan otak.
Tingginya kadar koelsterol membuat hambatan aliran darah bisa dilihat secara kasat mata dan dirasakan pada kaki. Aliran darah ke kaki yang berkurang bisa menyebabkan PSD. Penyakit ini akan memicu rasa nyeri kakai ketikka berjalan.
Itulah beberapa efek atau komplikasi yang disebabkan oleh kadar kolesterol tinggi dalam tubuh. Sebagai upaya pencegahan, lakukan cek kesehatan secara rutin untuk mengetahui kondisi kesehatan tubuhmu, Moms.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.