Menu

Mengenal Social Omnivore, Jenis Diet yang Viral dan Bikin Melongo: Vegetarian tapi Kok Makan Daging?

10 Februari 2023 13:30 WIB
Mengenal Social Omnivore, Jenis Diet yang Viral dan Bikin Melongo: Vegetarian tapi Kok Makan Daging?

Ilustrasi diet. (Pinterest/Freepik)

Siapa yang memulainya?

Istilah ‘social omnivore’ dipopulerkan oleh penulis di Bon Appetit. Dulunya istilah ini lebih dikenal dengan sebutan ‘The Paris Exception’ pada tahun 2006 oleh seorang filsuf dan aktivis hak hewan, Peter Singer. 

Ia menuliskan soal pola makan ini dalam buku yang berjudul ‘The Way We Eat’. Intinya, pola makan ini adalah tetap mengonsumsi makanan berbahan daging dan bisa menikmatinya dalam waktu tertentu, seperti sedang liburan atau ada acara sosial. Di luar waktu itu, maka kamu bisa mengonsumsi makanan vegan.

Keuntungannya apa saja?

Para peneliti sepakat bahwa pola makanan seperti ini akan memberikan hasil yang lebih baik, baik bagi tubuh maupun kelangsungan planet. Orang yang menerapkan social omnivore juga lebih sehat sebab mengonsumsi lebih sedikit kalori dan lemak.

Dengan begitu, risiko penyakit juga semakin berkurang. Jika kamu menerapkannya juga, maka hidupmu bisa lebih fleksibel dalam memilih makanan, Beauty.

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Halaman:

Artikel Pilihan