Ilustrasi anak sering pipis gejala dari diabetes mellitus. (Freepik/maria_sbytova)
Perlu kamu ketahui, Moms, pengobatan diabetes pada anak perlu disesuaikan dengan jenis diabetes yang diderita anak.
Untuk menentukan diagnosis, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan penunjang berupa tes gula darah dan tes autoantibodi diabetes untuk menentukan apakah anak menderita diabetes tipe 1 atau 2.
Jika anak terdiagnosis menderita diabetes tipe 1, maka dokter akan memberikan terapi insulin untuk mengendalikan gula darah.
Sementara itu, jika anak terkena diabetes tipe 2, dokter akan memberikan obat-obatan antidiabetes. Terapi insulin juga dapat diberikan pada diabetes tipe 2, jika diabetes yang diderita anak sudah berat.
Selain itu, dokter akan menganjurkan orang tua untuk menjaga pola makan anak dan mengajak anak rutin berolahraga.
Diabetes yang terlambat ditangani umumnya akan menimbulkan sejumlah komplikasi berat yang dapat membahayak kondisi Si Kecil.
So, pastikan Moms memeriksakan kondisi si Kecil ke dokter anak apabila ia memiliki risiko tinggi atau sudah menunjukkan beberapa gejala diabetes pada anak, ya!
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.