Menu

Beauty, Yuk Lebih Peka pada 4 Tanda Awal Self-Harm

30 Desember 2020 14:45 WIB
Beauty, Yuk Lebih Peka pada 4 Tanda Awal Self-Harm

Ilustrasi self-harm (Shutterstock)

2. Suka Menarik Rambut

Beauty atau temanmu ada yang suka menarik-narik rambut? Bisa jadi kondisi ini adalah gejala self-harm. Umumnya, orang akan merasa senang dengan rambut yang dimiliki dan engga punya keinginan untuk menariknya. Kita semua juga tahu kalau menarik rambut akan menimbulkan rasa sakit pada kepala. Tapi, orang yang punya kecenderungan self-harm ternyata suka menarik-narik rambutnya sendiri. Meskipun ini bukan gejala yang dipunyai semua orang, tapi sensasi dari menarik rambut justru membuatnya merasa sedikit lega. Rasa sakit itu bisa didapatkannya dari menarik rambut. Kalau sudah seperti ini, kemungkinan untuk self-harm akan lebih besar lagi karena sudah melakukan bentuk kekerasan fisik pada diri sendiri meskipun dalam skala kecil.

3. Mencubit Kulit saat Panik atau Cemas

Keadaan yang membuat panik emang engga enak banget ya. Pikiran kita jadi engga fokus dan mendadak jadi susah ngomong. Kondisi ini juga bisa terjadi saat kita cemas. Pikiran yang sangat kalut dan kacau karena ketakutan akan sesuatu bisa bikin kita gugup seketika. Biasanya, orang akan cenderung menenangkan diri dengan mencari tempat yang sepi atau hanya sekedar menarik nafas biar bisa berpikir jernih. Tapi, orang yang punya kecenderungan self-harm akan mencubit kulitnya sendiri saat cemas. Meskipun engga disadari, tapi ini juga salah satu tanda kekerasan fisik skala kecil. Kulit yang merasakan sakit akan menetralkan rasa panik atau cemas yang kita alami. Bahkan pada kasus yang cukup parah akan menimbulkan luka seperti kemerahan atau bahkan lebam. 

4. Menonton Tontonan yang Membuatmu Merasa Buruk

Siapa disini yang seneng banget nonton film, video, atau series? Sejak pandemi, banyak banget ya orang yang melakukan kegiatan ini. Menonton sesuatu yang membuat kita senang atau merasa lebih baik ternyata ada manfaatnya lho. Saat kita melihat sesuatu yang kita suka, hormon serotonin atau hormon bahagia akan meningkat dan bisa menaikkan mood. Tapi, berbeda dengan orang yang punya kecenderungan self-harm. Mereka justru menonton sesuatu yang membuatnya merasa sedih, marah, atau merasakan emosi negatif lainnya. Mereka menganggap bahwa apa yang ada di layar kaca itu sebagai cerminan kehidupannya yang kelam. Tontonan ini justru akan meningkatkan emosi negatif dan membuatnya semakin merasa engga berharga.

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Halaman:

Artikel Pilihan