Saat ini banyak orang tua yang menerapkan dua bahasa dalam membesarkan anak. Selain menggunakan Bahasa Indonesia, biasanya Bahasa Inggris menjadi pilihan untuk digunakan pada kehidupan sehari-hari. Namun, sampai saat ini masih ada orang tua yang memiliki keraguan dan akhirnya hanya mengajarkan satu bahasa saja. Pasalnya, banyak informasi bertebaran bahwa anak akan mengalami speech delay saat diajarkan lebih dari satu bahasa. 

Menanggapi isu tersebut, salah seorang psikolog mengungkapkan bahwa hal itu adalah mitos. Ia menjelaskan bahwa ketika anak-anak dipaparkan dengan lebih dari satu bahasa, maka akan terjadi peleburan dari bahasa-bahasa yang digunakan atau biasa disebut sebagai code mixing