Menu

Diet Blue Zone: Bikin Sehat dan Panjang Umur

11 Januari 2020 12:30 WIB
Diet Blue Zone: Bikin Sehat dan Panjang Umur

Ilustrasi mengecilkan perut. (shutterstock/edited by herstory)

HerStory, Jakarta —

Mungkin di antara Beauty, udah enggak asing lagi dengan beragam jenis diet yang popular dan terbukti berhasil. Sebut saja seperti Diet Mayo, OCD ala Dedy Corbuzier, makanan tanpa rasa, dan masih banyak lagi.  Bisa dibilang,  diet sudah menjadi bagian dari kebutuhan sebagian wanita. Terutama mereka yang ingin terlihat langsing dengan menjaga pola makan sehat.

Namun Beauty, pernah enggak sih kamu mendengar soal Diet Blue Zone? Katanya, mereka yang melakukan diet ini, selain hidup sehat bakal panjang umurnya, lho!  

Diet ini dikaitkan dengan pola makan dan kebiasaan hidup orang yang tinggal di area Blue Zone. Yang mana merupakan wilayah geo-kultural khusus tempat ditemukannya orang hidup paling lama atau panjang umurnya.


Wilayah yang termasuk Blue Zone, diantaranya adalah Ikaria-Yunani, Okinawa-Jepang, Ogliastra-Sardinia, Loma Linda-California, dan Semenanjung Nicoya-Costa Rica.


Blue Zone memiliki konsentrasi centenerian sangat tinggi yang hidup lebih dari 100 tahun dengan masa tuanya terbebas dari penyakit seperti pada umumnya. Meski sudah berumur, mereka tetap sehat tanpa dihinggapi penyakit seperti obesitas, kanker, jantung, atau diabetes sekali pun. Keren banget kan Beauty!


Melansir dari VeryWell Health, sebanyak 95 persen asupan makanan penduduk Blue Zone berasal dari sayuran, buah-buahan, biji-bijian dan kacang-kacangan. Mereka akan menghindari mengonsumsi daging dan susu, juga makanan dan minuman manis. Begitu pun dengan makanan olahan siap saji akan mereka hindari.

Apa aja sih jenis makanan yang bisa dimasukkan untuk menu diet ini? Dilansir dari laman VeryWell Health ini lima di antaranya:

Legume


Penduduk Blue Zone sangat sarat akan makanan yang mengandung serat. Makanya enggak jarang mereka memasukkan kacang sebagai bagian dari menu mereka. Hal ini dapat menyehatkan jantung mereka. Kacang-kacangan berfungsi sebagai sumber protein utama, karbohidrat kompleks, berbagai vitamin, dan juga mineral.

Dark Leafy Greens


Diet Biru Zone juga harus mengonsumsi jenis sayuran. Dark Leafy Greens atau sayuran berdaun gelap seperti Kangkung, bayam, dan Lobak Swiss sangat cocok untuk mereka konsumsi.


Dark Leafy Greens kaya akan nutrisi, jenis sayuran ini juga menganding beberapa vitamin dengan sifat antioksidan yang kuat, sepeti vutamin A dan vitakin C.

Nuts


Sama seperti Lagume, kacang-kacangan dikemas dengan protein, vitamin , dan mineral. Termasuk lemak tak jenuh yang baik bagi kesehatan jantung. Para peneliti menunjukkan dengan memasukkan kacang-kacangan dalam menu diet dapat membantu mengurangi kadar kolestrol.

Olive Oil


Minyak Zaitun menjadi bahan pokok diet Blue Zone. Di dalam minyak zaitun kaya akan kandungan asam lemak, antioksidan dan senyawa seperti oleuropein. Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa minyak zaitun dapat meningkatkan kesehatan jantung, menjaga kolestrol, dan mengendalikan tekanan darah.

Selain itu, minyak zaitun juga dapat membantu melindungi terhadap kondisi seperti penyakit Alzheimer dan diabetes.

Blueberry


Penduduk Blue Zone juga mengonsumsi buah-buahan segar sebagai menu camilan sehat. Blueberry dapat membantu melindungi kesehatan otak seiring bertambahnya usia, dan menangkis penyakit jantung dengan meningkatkan kontrol tekanan darah.

Nah, bagaimana Beauty? Tertarik enggak nih buat coba? Selain sehat, usiamu juga ajan panjang lho!

Baca Juga: Gemuk karena Hobi Makan McD 4 Kali Sehari, Wanita Ini Diet Mati-Matian! Intip Transformasinya

Baca Juga: Mediterania hingga Mayo Clinic, Ini 5 Deretan Diet yang Bisa Kamu Jajal di 2020

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Share Artikel:

Oleh: Witri Nasuha