2. Jaga pola makan pada saat sahur dan buka puasa
Selain cairan tubuh, nutrisi yang masuk ke dalam tubuh juga harus diperhatikan karena dapat menentukan kondisi kesehatan tubuh.
Nah, penderita batu ginjal dianjurkan untuk tak mengonsumsi makanan seperti:
- Makanan tinggi akan garam dan oksalat, karena dapat memicu pembentukan batu ginjal dalam urin. Sebaiknya, hindari makanan seperti daging kaleng, mie instan, sayur bayam, kacang almond, kacang mete, coklat, bit, dan ubi jalar.
- Makanan yang engandung protein hewani tinggi, karena dapat mengganggu pH urin dan meningkatkan risiko untuk membentuk batu ginjal. Kurangi konsumsi makanan sepertiĀ telur, daging ayam, sapi, kambing, dan keju.
- Makanan tinggi akan fosfat, karena kandungan kalsium fosfat yang ada di dalamnya dapat memicu pembentukan atau memperparah batu ginjal.
- Kurangi asupan makanan seperti seafood dan daging merah. Sebaiknya, konsumsi makanan berdasar tumbuhan dan kaya akan nutrisi seperti,
- Sayuran dan buah tinggi kandungan air, seperti seledri, timun, selada, tomat, zucchini, semangka, pir, nanas, dan sayuran dan buah lainnya yang tinggi akan kandungan air.
- Makanan tinggi akan kandungan kalsium dan vitamin D. Jika kadar kalsium tubuh rendah maka kadar oksalat dalam tubuh dapat meningkat. Beauty bisa mendapatkan sumber kalsium dari susu, keju tanpa garam, yogurt, tahu tofu, dan sayuran hijau gelap.
- Makanan rendah oksalat, seperti sawi, kubis, kembang kol, jamur, bawang bombay, kacang polong, dan buah-buahan seperti pisang, apel, dan lemon.
- Kurangi asupan garam pada makanan, karena dapat meningkatkan kadar kalsium dalam urin dan berisiko untuk menjadi batu ginjal.