Selama masa pandemi, sektor ekonomi mengalami banyak penurunan termasuk di bidang usaha mikro, kecil dan menengah atau UMKM. Sembilan dari sepuluh UMKM di Indonesia mengalami penurunan permintaan produk mereka selama pandemi.

Sementara itu, menurut laporan baru oleh Progam Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa/United Nations Development Programme (UNDP) dan Lembaga Penelitian Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Universitas Indonesia lebih dari 80 persen telah mencatat keuntungan yang lebih rendah.

Meski demikian, dalam acara perilisan laporan tersebut (21/01/2021) ditemukan fakta bahwa UMKM yang dikelola oleh wanita lebih adaptif dengan perubahan-perubahan yang terjadi selama pandemi.

Irma Sustika dari komunitas Womenpreneur Community mengatakan, hal ini bisa saja terjadi karena ketika wanita berbisnis, mereka cenderung lebih hati-hati dam mempertimbangkan lebih banyak risiko dari tindakan yang akan diambil.

Baca Juga: Ekonomi Sulit Selama Pandemi, PT Lautan Luas Tbk Hadirkan Pelatihan Kewirausahaan