Belakangan ini mungkin Beauty sering melihat di berbagai sosial media mulai banyak dicari donor khusus untuk plasma darah. Penderita Covid-19 yang punya gejala parah biasanya ketika keadaannya semakin memburuk akan mendapatkan terapi plasma darah dari pengidap lain yang dinyatakan sembuh. Tapi sebenarnya metode ini efektif enggak ya? Mungkin disini masih banyak dari Beauty yang bingung dan bagaimana harus menyikapinya karena terapi plasma darah masih sangat asing di Indonesia.

Prosedur ini pertama kali dilakukan di Washington University School of Medicine. Disana, para peneliti mengklaim bahwa plasma darah pasien yang pernah mengidap virus Corona mengandung antibodi uuntuk melawan virus tersebut. Tapi, metode ini hanya boleh dilakukan pada pasien jika sudah dalam keadaan kritis. Hasilnya, tiga dari lima pasien dinyatakan sembuh total sedangkan dua lainnya dinyatakan stabil. Jika dilihat dari hasilnya, terapi plasma darah memang sangat menjanjikan kesembuhan buat pasien yang udah dalam keadaan kritis.