Ilustrasi pil. (Freepik/jcomp)
Sementara antibiotik membunuh mikroorganisme. Antibiotik dalam bentuk suplemen diresepkan untuk menghilangkan infeksi tertentu dengan bertindak melawan bakteri penyebab penyakit.
Tentu saja, tubuh membutuhkakn antibiotik jika terjadi infeksi bakteri. Meski menyelamatkan banyak nyawa dalam berbagai kasus gangguan kesehatan, antibiotik dapat juga membunuh bakteri baik di usus.
Akibatnya, pertumbuhan berlebih mikroorganisme beracun mulai menolak pengobatan. Ini dikenal sebagai resistensi antibiotik sehingga tubuh lebih rentan terhadap patogen.
Ketika keseimbangan bakteri baik dan jahat di usus terganggu, atau dysbiosis, itu bisa menyebabkan peradangan, diare, dan pertumbuhan berlebih ragi. Antibiotik cenderung mengganggu flora usus.
Mengutip dari Mr Med, Jumat (9/6/2023) dengan perawatan menggunakan suplemen probiotik, itu dapat membantu memulihkan kesehatan usus menjadi normal.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.