Centers for Disease Control and Prevention (CDC) mengatakan kalau virus Corona biasanya ditularkan melalui tetesan cairan orang yang terinfeksi seperti batuk dan juga bersin. Tetesan cairan atau percikan tersebut bisa menempel di mana saja, salah satunya di kain atau pakaian. Bahan atau pakaian yang terkontaminasi oleh virus berpotensi besar menyebabkan penyakit lho!

Sejak World Health Organization (WHO) menyatakan COVID-19 sebagai pandemi virus dunia, senter seruan atau imbauan untuk menjaga kesehatan dan kebersihan tubuh. Salah satunya mencuci tangan secara rutin menggunakan sabun dan air. 

Baca Juga: Langka dan Mahal, Begini Cara Membuat Hand Sanitizer ala BPOM

Enggak cuma itu, menjaga kebersihan pakaian juga sama pentingnya dengan kebersihan tangan. Pasalnya pakaian yang menempel pada tubuh bila terkontaminasi dengan virus bisa membuatmu terinfeksi COVID-19.

Kalau memang bisa menempel di kain atau pakaian, kira-kira berapa lama ya bakal bertahan?

Mengutip dari laman Mirror, Sabtu (21/3/2020), seorang Direktur Medis di MyHealthcareClinic menjelaskan kalau berapa lama virus tersebut bisa hidup pada kain masih belum diketahui.

"Kami masih terus mencari tahu lebih banyak tentang virus Corona hari demi hari, saat ini tidak ada penelitian yang cukup untuk mengatakan dengan pasti berapa lama virus Corona akan hidup pada pakaian,"katanya. 

Seperi yang juga Beauty ketahui, kalau sebelumnya sudah ada penelitian yang mengatakan kalau virus tersebut bisa bertahan lebih lama pada permukaan keras, seperti plastik dan logam. Di atas permukaan yang keras, virus bisa singgah selama beberapa jam hingga beberapa hari. Namun, belum ada penelitian yang jelas seberapa lama virus tersebut menempel pada kain atau pakaian.

Baca Juga: Berapa Lama Virus Corona Bisa Bertahan pada Benda di Sekitar? Ini Jawabannya!

"Kemungkinan, virus itu tidak akan bertahan lama di permukaan lunak," tambahnya.

Tapi Beauty, meskipun belum ada penelitian terkait berapa lama virus akan menempel pada pakaian, enggak ada salahnya dong kalau kamu tetap harus mawas diri. Lalu gimana sih cara mencuci pakaian yang tepat biar terhindar dari virus Corona?

Menggunakan air panas

Dalam HuffPos, spesialis kesehatan masyarakat, Carol Winner, menyarankan untuk menggunakan air panas saat mencuci pakaian. Air panas bisa membantu membunuh virus yang menempel pada pakaian. 

"Panas ekstra dan waktu dalam pengering, masuk akal, karena tetesan akan mengering, yang kemungkinan akan menonaktifkan virus," katanya.

Tapi Beauty, meski mencuci pakaian dengan air panas kamu perlu berhati-hati agar enggak merusaknya. Jadi harus pintar-pintar mengatur suhu air saat mencucinya ya!

Perhatikan deterjen yang dipakai

Rodney E. Rohde, profesor Program Ilmu Laboratorium Klinik di Texas State University, menyarankan untuk mencuci pakaian dengan menggunakan deterjen yang mengandung senyawa pemutih. Karena menurutnya, virus enggak akan bekerja dalam senyawa tersebut.

Baca Juga: Wajib Tahu! Ternyata Begini Lho Perkembangan Gejala Virus Corona dari Hari ke Hari!

Mencuci menggunakan tangan lebih efektif

Mencuci menggunakan tangan jauh lebih efektif ketimbang menggunakan mesin cuci. Kamu akan lebih mudah dan cepat untuk mencucinya. Kalau kamu mencuci pakaian anggota keluarga yang terkontaminasi jangan lupa pakai sarung tangan ya!

Rutin mencuci pakaian

Winner menyarankan untuk mencuci pakaian serutin mungkin. Apalagi kalau kamu masih harus keluar untuk bekerja. Jangan biarkan pakaian menumpuk karena bisa jadi terkontaminasi virus di dalamnya. 

"Yang terbaik, seperti biasa, mencuci pakaianmu secara teratur. Kalau kamu berada di keramaian, saat pulang segera lepas pakaian dan taruh di wadah pakaian kemudian mencucinya," tambahnya. 

Nah Beauty, itu tadi cara mencuci pakaian biar terhindar dari penularan virus Corona. Semoga bermanfaat!

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.