Menu

10 Fakta Mengenai Bedah Bariatrik, Gak Cuma Bikin Langsing tapi Tekan Risiko Penyakit Berbahaya

03 Juli 2023 09:25 WIB
10 Fakta Mengenai Bedah Bariatrik, Gak Cuma Bikin Langsing tapi Tekan Risiko Penyakit Berbahaya

Ilustrasi sebelum tindakan sedot lemak. (Freepik/kuprevich)

5. Bedah bariatrik membutuhkan perawatan yang lama

"Setelah pembedahan memang harus berkonsultasi dengan dokter dalam jangka waktu panjang. Bersifat monitoring untuk mendampingi pasien menjalani gaya hidup yang baru," tambah Dr. Peter.

6. Efek bedah bariatrik tidak menetap, tidak permanen

Efek bedah bariatrik lebih permanen dari diet manapun. Terlebih jika didukung dengan perubahan pola makan dan rutin olahraga setelah pembedahan.

7. Bedah bariatrik sering menimbulkan komplikasi

Tingkat komplikasi pada pembedahan sleeve gastrectomy (pembedahan bedah bariatrik paling populer saat ini) hanya sekitar 1 dari 1.000 pasien, lebih rendah dibandingkan dengan pembedahan kandung empedu.

8. Bedah bariatrik hanya untuk melangsingkan badan saja

Bedah bariatrik memiliki efek luar biasa untuk menyembuhkan atau setidaknya mengurangi kelainan metabolik seperti diabetes, hipertensi, dan hiperkolesterolemia.

9. Bedah bariatrik menyebabkan kurus yang tidak alami, malnutrisi

Bedah bariatrik yang paling sering dilakukan yakni sleeve gastrectomy, sangat jarang menyebabkan malnutrisi. Tubuh kurus yang dicapai dengan pembedahan bariatrik merupakan kurus karena pembakaran lemak, kurus paling alami yang mungkin bisa didapat,

10. Bedah bariatrik merupakan penemuan baru

Ternyata, bedah bariatrik sudah ada sejak 1968.

Nah, Beauty, itulah seputar fakta mengenai bedah bariatrik yang bisa menurunkan berat badan secara permanen.

Baca Juga: Dokter Tegaskan Obesitas Adalah Penyakit Kronis, Bedah Bariatrik Bisa Jadi Solusi

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Halaman:

Share Artikel:

Oleh: Nailul Iffah

Artikel Pilihan