Membicarakan orang lain alias julid, tentu pernah dilakukan oleh siapa pun. Tak menutup kemungkinan, kamu pun pernah melakukannya kan Beauty? Julid itu memang asik ya Beauty, apalagi kalau julid bareng teman-teman satu geng, setuju enggak?

Tapi, kalau dibiarkan terus-menerus, kebiasaan julid ini berbahaya lho dan pastinya akan menambah dosa. Beauty, mungkin selama ini kamu bertanya-tanya, kenapa sih orang suka julid? Atau mungkin, kamu ingin berhenti dari kebiasaan julid tersebut, tetapi selalu saja gagal.

Kata 'julid' ini dimaknai dengan rasa iri dan dengki atas keberhasilan atau kelebihan yang dimiliki orang lain. Biasanya, dilakukan dengan menulis komentar, status, atau pendapat di sosial media yang menyudutkan orang tertentu. 

Tetapi, julid juga biasanya dilakukan secara verbal, dari omongan satu ke omongan yang lain. Perjulidan kerap kali dilakukan secara massive atau berkelompok, dan biasanya, wanita menjadi pelaku utamanya.

Seperti yang dikatakan oleh psikolog Analisa Widyaningrum dalam kanal YouTube miliknya, wanita memiliki suatu hormon tersendiri yang membuat interaksi dengan sesama jenis lebih tinggi, daripada pria.

"Happy-nya bukan ketika julidnya. Tetapi, ketika punya kesamaan dengan orang lain dan merasa didukung oleh orang lain," ujar Analisa dalam YouTube Analisa Channel, seperti dikutip, Kamis (11/2/2021).