Ilustrasi rempah-rempah atau bumbu dapur. (Monticello via Shutterstock)
Bukan hanya jahe, kunyit jga dipercaya dapat menurunkan asam urat yang tinggi. Bumbu kuning ini dikenal dengan kandungan anti-inflamasinya. Namun, sedikit penelitian telah dilakukan tentang pengaruhnya terhadap kadar asam urat.
Sebuah studi tahun 2019 menunjukkan bahwa itu mengurangi peradangan akibat kelebihan asam urat. Para peneliti mengaitkan efek ini dengan kemampuan kurkumin untuk memblokir NF-kappa B.
Selanjutnya adalah kayu manis. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan tentang pengaruh kayu manis terhadap asam urat, khususnya Cinnamomum cassia yang dikombinasikan dengan Chrysanthemum indicum, menunjukkan penurunan kadar asam urat yang signifikan. Hal ini menghasilkan kombinasi dari dua ramuan yang meningkatkan antihiperurisemia.
Jenis bumbu dapur yang satu ini biasanya sering dibuat untuk ramuan jamu atau bahkan jus kesehatan. Brotawali disebut ampuh dijadikan obat tradisional alami untuk asam urat.
Menurut ulasan Journal of Pharmacognosy and Phytochemistry pada 2017, ekstrak jus batang brotowali disebut bisa menjadi obat herbal alami untuk asam urat.
Brotowali diyakini bisa membantu menetralkan peningkatan kadar asam urat dalam tubuh.
Selanjutnya adalah Lemon. Jenis buah citrus yang satu ini juga sering dijadikan sebagai bahan masakan. Lemon juga menjadi salah satu buah yag kaya akan khasiatnya untuk kesehatan.
Sebuah penelitian yang dilakukan tentang efek jus lemon pada asam urat, telah ditemukan bahwa lemon dan jus lemon dapat membantu mencegah asam urat pada orang dengan kadar asam urat yang tinggi dalam darahnya.
Jus lemon membantu membuat tubuh lebih basa. Yaitu, meningkatkan kadar pH dalam darah dan ini menyebabkan urin menjadi lebih basa. Ini terjadi karena saat mengkonsumsinya, tubuh akan melepaskan lebih banyak kalsium karbonat.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.