Penyakit Diabetes. (Pixabay/Tumisu)
Ditambahkan oleh dr. Marini, isomaltulosa memungkinkan pasokan energi yang seimbang dan berkelanjutan, dan mendukung diet rendah glikemik rendah.
Sehingga bisa meningkatkan metabolisme, manajemen berat badan dan pembakaran lemak, serta memfasilitasi produk yang aman juga bagi gigi.
"Jenis karbohidrat yang dikonsumsi sangat memengaruhi kadar gula darah. Idealnya kaya akan serat, vitamin, mineral serta rendah akan gula tambahan, lemak ataupun sodium," jelas dr. Marini.
Disarankan dr. Marini, konsumsilah makanan yang kandungan nutrisinya seimbang. Usahakan penderita diabetes mengonsumi karbohidrat, protein, sayur dan buah, serta rutin menjalani olahraga ringan.
"Olahraga yang dilakukan gak perlu yang berat, bisa berbentuk jalan sehat, lari, atau bersepeda. Selain itu, kita juga harus bisa mengelola stres, karena saat stres, kadar gula darah akan naik, malah makin stres," jelas dr Marini.
Selain itu, penderita diabetes juga wajib menghindari minuman beralkohol dan rokok, keduanya bisa menjadi pemicu gula darah melonjak.
"Masyarakat dan para diabetisi juga perlu menjauhi alkohol dan rokok karena keduanya mampu memicu diabetes untuk berkomplikasi menjadi penyakit yang lebih parah, seperti penyakit jantung, stroke, hingga penyakit mata," tutup dr Marini.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.