Kasus pasien positif terinfeksi virus corona sudah mencapai 579 orang sejak kemarin, Senin (24/03/2020). Infeksi virus corona merupakan penyakit yang menyerang pernapasan. Pasien penderita virus corona sejauh ini kebanyakan adalah orang dewasa. Namun, kasus pada anak-anak juga telah dilaporkan, termasuk pada balita. Wah, hati-hati, ya!

Hingga saat ini masih belum ditemukan gejala spesifik yang bisa menjadi penanda infeksi virus corona pada anak. Gejala virus corona cenderung ringan, seperti pilek dan batuk biasa. Bahkan virus corona juga bisa muncul tanpa adanya gejala.

Baca Juga: Bisakah Anak-Anak Lakukan Playdate di Tengah Pandemi Virus Corona?

Nah, kenali yuk gejala infeksi virus corona yang bisa muncul pada anak. Simak baik-baik, ya!

Nafsu makan menurun

Gejala terinfeksi virus corona pada anak yang terlihat jelas adalah nafsu makan. Nafsu makan anak akan menurun drastis dan disertai dengan demam dan gejala lainnya.

Baca Juga: Penting! Simak 4 Cara Memilih Vitamin yang Tepat untuk Anak

Sesak napas

Gejala selanjutnya adalah terkait dengan saluran pernapasan. Anak akan mengalami batuk, pilek, hingga napas yang berbunyi. Hal tersebut bisa menjadi indikasi anak terinfeksi virus corona.

Tidak diawali dengan demam

Gejala virus corona pada anak ialah tidak muncul demam. Hal inilah yang membuat virus corona sangat diwaspadai karena sulit diidentifikasi gejalanya. 

Gejala tertentu belum diketahui

Virus corona masih belum diketahui gejala yang spesifik, terutama pada anak-anak. Namun, virus corona mampu mengurangi penurunan fungsi paru-paru di masa yang akan mendatang.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.