Beauty, sudahkah kamu mendengar perihal social distancing yang kini telah diubah menjadi physical distancing? Ya, sebelumnya World Health Organization (WHO) mendesak untuk merubah frasa tersebut di tengah pandemi globa virus Corona. Kamu tahu apa alasannya? Alasan yang paling mendasar ialah untuk kembali menegaskan perintah untuk berdiam diri di rumah.

Meski begitu, bukan berarti harus putus kontak sosial dengan teman dan keluarga yang enggak serumah di luar sana. Atau dengan kata lain, memanfaatkan media sosial untuk tetap terhubung tanpa harus melakukan kontak fisik secara langsung.

Baca Juga: Ini Hal yang Harus dan Enggak Perlu Dilakukan Saat Social Distancing, Catat Baik-Baik Ya!

Physical distancing di artikan sebagai 'menjaga jarak fisik'. Seperti dikutip dari Reuters, Senin (24/3/2020), tujuan WHO mengubah frasa tersebut untuk mengimbau masyarakat agar berjaga jarak secara fisik dan mendorong masyarakat tetap terhubung melalui media sosial.

Meski jarak memisahkan, kamu masih bisa melakukan interaksi kok Beauty, yaitu dengan memanfaatkan kecanggihan internet dan juga alat komunikasi. Toh, hal ini enggak akan berlangsung selamanya kok, kalau wabah virus Corona sudah mulai meredup, nantinya kamu juga bisa kembali terhubung dan bertemu langsung dengan teman, keluarga, atau bahkan pacar sekali pun. 

Menurut WHO, ide perubahan frasa ini guna menjernihkan konteks yang telah beredar di masyarakat luas, yakni imbauan untuk tetap berada di dalam rumah selama pandemi virus Corona. Perlu kamu garis bawahi sekali lagi, imbauan WHO ini bukan bermaksud untuk memutuskan kontak melainkan lebih ke arah konteks menjaga jarak secara fisik untuk memastikan vius Corona ini enggak lagi menyebar.

Baca Juga: Kena Social Distancing, Pengantin Ini Justru Gelar Resepsi Pernikahan 'Drive Thru', Unik Banget!

Baca Juga: Ramai Virus Corona! Kamu Perlu Tahu Makna Isolasi, Karantina, dan Social Distancing

Penerapan frasa physical distancing ini juga menjadi trending lho di Twitter. Pemerhati Bahasa Indonesia, Ivan Lanin, mengungkap alasan lain mengapa WHO mengubah istilah distancing social menjadi physical distancing

"Kalau ada yang sebelumnya memaknai "jaga jarak sosial" untuk padanan "social distancing","physical distancing" bisa dipadankan dengan "jaga jarak fisik". Ini bukti bahwa jaga jarak dapat dilakukan untuk berbagai hal. Termasuk dengan kendaraan lain dan mantan," cuit @IvanLanin.

Presiden Jokowi sendiri mengatakan kalau frasa physical distancing ini menjadi istilah yang paling tepat untuk mencegah penularan Covid-19 di Indonesia. Bersama pihak terkait, Presiden Jokowi sudah mempelajari betul opsi yang harus diambil dalam upaya pencegahan penyebaran virus Corona.

"Di negara kita yang paling pas adalah physical distancing, menjaga jarak aman," katanya lewat video confrence saat melakukan rapat dengan para gubernur di seluruh Indonesia.

Jokowi menilai isolasi wilayah atau lockdown bukan altrenatif yang tepat kalau diberlakukan di Indonesia. Namun, kembali lagi kebijakan phsysical distancing ini juga harus diikuti dengan kedisiplinan masyarakat.

Hayo Beauty, sebagai warga negara yang baik sudahkah kamu mengikuti imbauan Bapak Negara?

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.