Aksara Parasady Harsono telah resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap penyanyi Nindy Ayunda. Pernyataan ini dibenarkan oleh AKBP Jimmy Christian Samma selaku Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan.

"Iya, statusnya sudah tersangka," AKBP Jimmy Christian Samma kepada awak media, Selasa (23/02/21).

Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan menetapkan tersangka terhadap Askara berdasarkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan II Nomor: B/655/2021/Reskrim tertanggal 10 Februari 2021. Kasus KDRT ini dilaporkan oleh Nindy Ayunda pada tanggal 19 Desember 2020 tertuang dalam Laporan Polisi Nomor: LP/ 2385 / XII/2020 / PMJ/Restro Jaksel.

Penetapan ini berdasarkan adanya bukti-bukti kuat sebagai penunjang pertimbangan penyidik untuk menetapkan Aksara Parasady Harsono sebagai tersangka kasus KDRT.

Selain itu, Aksara Parasady Harsono sudah diamankan polisi jauh dari sebelum Nindy Ayunda melaporkan adanya kasus KDRT yang dialaminya selama kurang lebih 10 tahun membangun keluarga.

Sebelumnya, suami dari Nindy Ayunda tersebut ditangkap atas kasus penyalahgunaan narkotika dan kepemilikan senjata api. Ia ditangkap di rumahnya bersama dengan barang bukti berupa atu butir happy five, satu plastik kecil, setengah butir happy five, alat isap dan senjata api beserta 50 buah peluru pada 7 Januari 2021 lalu. 

Baca Juga: Nindy Ayunda Lebam Alami KDRT, Pihak Suami Membantah: Bisa Saja Jatuh

Saat dilakukan tes urine, Askara dinyatakan positif menggunakan obat terlarang jenis amfetamin dan metafetamin yang merupakan jenis zat adiktif pada narkoba. Atas tindakan buruknya tersebut, Askara terjerat pasal berlapis dari tiga kasus (narkoba, kepemilikan senjata api ilegal, dan KDRT) yang ia lakukan.