Menu

Meski Enak dan Penuh Gairah, Ini 7 Risiko Bercinta dalam Air yang Wajib Diketahui Pasutri! Jangan Coba Kalau Gak Mau Petaka Moms!

03 Juni 2024 02:30 WIB
Meski Enak dan Penuh Gairah, Ini 7 Risiko Bercinta dalam Air yang Wajib Diketahui Pasutri! Jangan Coba Kalau Gak Mau Petaka Moms!

Illustrasi bercinta di air (Freepik/Edited by HerStory)

HerStory, Jakarta —

Bagi pasangan suami istri, melakukan hubungan seks adalah hal yang sangat lazim dan menyenangkan. Bahkan, beberapa pasutri biasanya mengeksplor hubungan seks mereka agra tak membosankan dan memakai tempat yang cukup menarik untuk bercinta seperti kolam renang pribadi, pantai atau lokasi apa pun dengan air yang cukup melimpah untuk menambah gairah seksual. Kamu juga pernah gak Moms?

Namun sayangnya, kamu tahu gak sih kalau bercinta di air itu memiliki banyak risiko lho!

Ternyata bercinta di dalam air tak seindah yang dibayangkan. Suasana romantis dan penuh gairah justru akan menjadi petaka. 

Ada banyak sekali risiko yang terjadi jika kita nekat untuk melakukan hubungan seksual di dalam air. 

Risiko Bercinta di Dalam Air 

Seperti yang dilansir dari berbagai sumber, inilah beberapa risiko yang bisa terjadi jika bercinta di dalam air. 

1. Tak steril 

Bercinta di dalam meningkatkan resiko tubuh tertempel berbagai macam bakteri kotor seperti E.coli dan juga salmonella dari air. Tak hanya kolam renang, tetapi kita juga harus waspada terutama di beberapa pemandian air panas dengan pengatur level pH, sungai, danau, laut, atau lainnya. 

Selalu ada kemungkinan bakteri masuk ke dalam tubuh melalui saluran vagina yang merupakan organ intim perempuan. 

2. Miss V menjadi Kering 

Jika kamu dan pasangan selama ini membayangkan bercinta di dalam air dapat membuat area kewanitaan tetap terlubrikasi, itu salah besar. Bercinta di dalam air justru menyebabkan Miss V menjadi kering. 

Air di dalam kolam bisa menghilangkan pelumas alami dari tubuh dan membuat area vagina menjadi kering. Akibatnya, tentu sesi bercinta justru bisa terasa lebih menyakitkan. 

3. Bisa menyebabkan kehamilan 

Jika pasangan sudah ejakulasi di dalam tubuh kamu karena ada proses penetrasi saat berhubungan seksual di dalam air dan kamu tak menggunakan alat kontrasepsi, itu akan meningkatkan terjadinya pembuahan. 

Hal ini karena air mani tak terbasuh secara sempurna sehingga akan masuk ke dalam rahim meskipun beberapa air juga dapat masuk ke Miss V selama berhubungan seksual.

Baca Juga: Kini Blak-blakan, Suami Siti Badriah Jujur Spermanya Sempat Bermasalah! Cap Pasutri Mandul Ternyata Beneran?

Baca Juga: Mitos atau Fakta, Wanita Berbulu Lebat Punya Gairah Seksual Tinggi? Dokter Boyke Kupas Tuntas Nih Moms!

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.