Illustrasi Wanita Orgamse (Foto/Edited by HerStory)
Melansir Hello Sehat, squirting adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan keluarnya cairan dari vagina saat mencapai orgasme atau stimulasi seksual yang intens.
Cairan ini biasanya berasal dari kelenjar Skene yang terletak di dalam vagina dan berfungsi mirip seperti prostat pada lelaki.
Cairan squirting punya ciri-ciri cenderung lebih kental, jumlah lebih sedikit, dan mirip dengan air mani lelaki. Dalam kandungan cairan ini terdiri dari air, dengan sedikit kandungan zat-zat organik seperti urea, kreatinin, dan glukosa.
Menariknya ternyata squirting tak hanya bisa terjadi saat wanita orgasme tapi juga saat mendapatkan rangsangan seksual.
Jika squirting terjadi bersamaan dengan orgasme, tanda yang bisa dikenali seperti otot vagina berkontraksi sekitar 1 kali per detik, sebanyak 5 hingga 8 kali. Detak jantung dan pernapasan semakin cepat.
Lalu wajah, leher, dan dada berubah menjadi kemerahan, vagina terasa semakin basah, dan klitoris terasa semakin sensitif, bahkan terasa tak nyaman saat disentuh.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.