Menu

Alamak! Bisa Bikin Pasangan Kabur, Kebiasaan Ngorok Ternyata Bisa Jadi Penyebab Pasutri Pisah Ranjang Lho Moms! Waduh...

04 Juli 2024 12:55 WIB
Alamak! Bisa Bikin Pasangan Kabur, Kebiasaan Ngorok Ternyata Bisa Jadi Penyebab Pasutri Pisah Ranjang Lho Moms! Waduh...

Ilustrasi Posisi Tidur (Freepilk/Edited by HerStory)

HerStory, Jakarta —

Siapa sih yang gak tau mendengkur atau ngorok? Rupanya hal ini bisa membuat masalah baru dalam rumah tangga jika dibiarkan lho Moms!

Tak sangka, dengan mendengkur atau ngorok suami-istri memutuskan pisah ranjang!

Tentu masalah ngorok tersebut harus menjadi perhatian banyak piihak. Terutama pasangan suami istri yang hidup bersama.

Menyadur dari BBC Indonesia melalui laman sindikasi konten suara.com, pada akhir tahun lalu, aktris terkenal Amerika Cameron Diaz mengatakan di siniar bertajuk Lipstick on the Rim bahwa dia dan suaminya tidak tidur di kamar yang sama.

"Dan saya pikir kita perlu menormalisasi tidur di kamar terpisah," tambahnya.

Meskipun curhatan itu memicu ribuan reaksi di media sosial – serta terbitnya berbagai artikel di media – apa yang dilakukan bintang Hollywood itu bukan satu-satunya.

Menurut sebuah studi tahun 2023 oleh American Academy of Sleep Medicine (AASM), lebih dari sepertiga responden di Amerika Serikat melaporkan sesekali atau secara rutin tidur di kamar terpisah dengan pasangan mereka untuk meningkatkan kualitas tidur.

Penelitian tersebut mengungkapkan bahwa tren ini paling menonjol di generasi "milenial" – generasi yang saat ini berusia antara 28 hingga 42 tahun.

Dengan angka yang mendekati setengah, yakni 43%, responden milenial menjawab bahwa mereka tidur terpisah dari pasangan mereka.

Untuk kelompok usia lainnya, yakni generasi X (lahir antara 1965 dan 1980) sekitar 33%; kemudian generasi Z (lahir antara 1997 dan 2012), sebanyak 28%; dan akhirnya baby boomers (lahir antara 1946 dan 1964), pada 22%.

"Meskipun tidak diketahui secara pasti alasan mengapa generasi muda lebih memilih melakukannya, ada beberapa hipotesis. Salah satunya adalah sedikitnya stigma seputar tidur terpisah.

"Itu merupakan perubahan budaya. Mereka pikir: 'Jika saya bisa tidur lebih nyenyak, saya merasa lebih enak. Jadi mengapa tidak?'" kata Dr Collier.

Beberapa sejarawan berpendapat bahwa "tempat tidur perkawinan" (atau tempat tidur untuk dua orang) adalah konsep modern dan penggunaannya meningkat setelah revolusi industri, ketika seorang pergi untuk tinggal di daerah yang lebih padat penduduk.

Tetapi sebelum abad ke-19, cukup umum bagi pasangan yang sudah menikah untuk tidur terpisah.

"Dan semakin tinggi tingkat sosial-ekonomi seseorang, semakin umum itu terjadi. Anda dapat melihat bagaimana anggota keluarga bangsawan tidur," kata Pablo Brockmann, seorang somnolog (ahli gangguan tidur) dari Fakultas Kedokteran Universitas Katolik Cile.

Kelebihan dari pisah ranjang?

Para ahli sepakat bahwa ada beberapa keuntungan bagi pasangan yang memutuskan untuk tidur di kamar terpisah.

"Keuntungan utamanya adalah mereka dapat tidur dengan teratur dan nyenyak. Dan mendapatkan kualitas tidur yang baik sangat penting bagi kesejahteraan mereka secara keseluruhan," kata Dr Collier.

"Jika seseorang tidak bisa tidur, itu mempengaruhi segala hal. Mulai dari kekebalan tubuh mereka hingga cara kerja tubuh mereka.

“Tak hanya itu, tidur yang kurang berkualitas dapat membuat Anda lebih cepat marah dan tidak sabar. Anda bahkan dapat terkena sejenis depresi," tambahnya.

Psikiater percaya bahwa "perceraian tidur" juga dapat membantu menjaga hubungan yang "lebih sehat".

"Kami tahu bahwa ketika pasangan tidak mendapatkan istirahat yang cukup, mungkin akan lebih sering berdebat, lebih mudah tersinggung dan kehilangan empati," katanya.

Seema Khosla, seorang pulmonolog dan juru bicara AASM, setuju dengan pernyataan ini.

"Kami tahu bahwa kurang tidur dapat memperburuk suasana hati Anda, dan mereka yang kurang tidur cenderung lebih sering berdebat dengan pasangan mereka.

“Mungkin ada rasa benci yang terpendam terhadap orang yang membuat tidur Anda terganggu yang dapat berdampak negatif pada hubungan itu," katanya ketika AASM meluncurkan investigasi terkait "perceraian tidur".

"Tidur nyenyak penting bagi kesehatan dan kebahagiaan, jadi tidak heran jika beberapa pasangan memilih untuk tidur terpisah demi kesejahteraan mereka bersama," tambahnya.

Bagi Cecilia, tidur di ruangan yang berbeda dari pasangannya saat ini telah "mengubah hidupnya".

"Jauh lebih nyaman. Karena faktanya saya bisa tidur lebih nyenyak, memiliki lebih banyak ruang di tempat tidur, dan bisa berbalik badan tanpa mengganggu orang lain.

"Juga, Anda tidak harus bangun pada jam yang sama dengan pasanganmu. Anda benar-benar bisa bangun sesuai kebutuhan atau keperluan Anda," ujarnya.

Baca Juga: Inisiatif Banget! Ini 3 Zodiak Punya Pengaruh untuk Orang Sekitar dan Pasangannya, Kehadirannya Bawa Energi Positif Banget!

Baca Juga: Waspada! Ini 3 Zodiak yang Ringan Tangan pada Pasangan, Bisa Bikin Babar Belur dalam Sekejap! Duh, Semoga Bukan Pasanganmu Ya!

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.