Ilustrasi anak tidur. (Unsplash/Tuva Mathilde Løland)
Tak semua dengkuran pada anak itu sama. Frekuensi, tingkat keparahan, dan dampak mendengkur pada anak dapat sangat bervariasi. Hampir semua orang, dewasa atau anak-anak, terkadang mengalami periode tidur mendengkur. Mendengkur menjadi lebih sering dan mengganggu tidur dapat mengindikasikan adanya gangguan pernapasan saat tidur. Gangguan pernapasan saat tidur berkisar dalam tingkat keseriusan.
Mendengkur kecil dan sesekali diyakini terjadi pada hingga 27 persen anak. Jenis dengkuran ringan dan sementara ini biasanya tak menimbulkan masalah kesehatan. Mendengkur primer tanpa gejala lain diperkirakan mempengaruhi antara 10 dan 12 persen anak-anak.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.