Menu

Sering Minum Kopi Hitam, Bermanfaat atau Bahaya untuk Tubuh?

28 Maret 2025 19:35 WIB
Sering Minum Kopi Hitam, Bermanfaat atau Bahaya untuk Tubuh?

Kopi piccolo latte. (Istimewa/Filosofi Kopi/Edited By HerStory)

HerStory, Jakarta —

Beauty, kopi, minuman hitam yang banyak disukai hampir di seluruh dunia, tidak hanya memberi kenikmatan rasa tetapi juga menawarkan berbagai manfaat kesehatan, kamu setuju gak? Kandungan kafein dalam secangkir kopi, jika dikonsumsi dengan bijak, bisa memberikan berbagai dampak positif untuk tubuh kita. Mulai dari menambah stamina, meningkatkan fokus dan daya ingat, memperbaiki mood, hingga mendukung sistem kekebalan tubuh. Tak hanya itu, kopi juga dapat membantu menurunkan berat badan, mengontrol kadar gula darah dan lemak darah, serta mencegah penyakit jantung dan kanker. Bahkan, ada penelitian yang menunjukkan bahwa kopi dapat menyehatkan hati dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

"Kandungan kafein dalam kopi, jika dikonsumsi secara wajar, bisa memberikan beragam manfaat bagi kesehatan, seperti untuk menambah stamina, meningkatkan fokus dan daya ingat, memperbaiki mood, menguatkan imunitas, menurunkan berat badan, mengontrol kadar gula dan lemak darah, mencegah sakit jantung dan kanker, menyehatkan hati, dan sebagainya," tutur dr. Nadia Nurotul Fuadah di laman Alodokter.

Namun, seperti halnya banyak hal baik dalam hidup, segala sesuatunya harus dilakukan dengan porsi yang tepat. Ketika dikonsumsi berlebihan, kopi justru bisa menimbulkan berbagai efek samping yang tidak diinginkan. Beberapa orang mungkin mengalami perasaan cemas, insomnia, jantung berdebar, hingga gejala fisik seperti mual muntah, kembung, tremor, atau bahkan pusing dan sakit kepala. Bahkan, bagi sebagian orang, terlalu banyak kopi bisa membuat mereka lebih sering buang air kecil. Efek samping ini muncul karena tubuh tidak mampu mentoleransi kafein dalam jumlah besar.

"Namun memang, jika dikonsumsi berlebihan, kopi bisa juga memicu beragam efek samping, seperti perasaan cemas, insomnia, jantung berdebar, mual muntah, kembung, tremor, nyeri kepala, pusing, sering buang air kecil, dan sebagainya. Kemampuan masing-masing orang dalam mentoleransi efek samping kopi tersebut bisa berbeda-beda," ujar dr. Nadia.

Perlu dicatat bahwa tingkat toleransi terhadap kafein sangat bervariasi antar individu. Beberapa orang mungkin merasa segar dengan secangkir kopi, sementara yang lain bisa langsung merasa gelisah setelah meminumnya. Oleh karena itu, penting untuk mengenali bagaimana tubuh kita merespons kopi dan menyesuaikan konsumsi kopi dengan kondisi tubuh masing-masing.

Berdasarkan banyak literatur kesehatan, umumnya disarankan agar konsumsi kopi pada orang dewasa yang sehat dibatasi agar tidak lebih dari 2-4 cangkir per hari, dengan kandungan kafein tidak lebih dari 400 mg. Ini merupakan jumlah yang dianggap aman dan tidak berisiko menimbulkan efek samping yang berbahaya. Bagi Anda yang merasa sudah terbiasa mengonsumsi lebih banyak kopi, mungkin sekarang saatnya untuk mulai membatasi asupan kafein secara bertahap.

"Namun, kebanyakan literatur menyarankan agar konsumsi kopi dibatasi agar tidak sampai lebih dari 2-4 cangkir perhari pada orang dewasa yang sehat (dengan kandungan kafein tidak lebih dari 400 mg). Jadi, jika menilik dari keterangan Anda, sebaiknya konsumsi kopi mulai Anda batasi secara bertahap ya," tutur dr. Nadia.

Jadi, meskipun kopi bisa memberikan banyak manfaat kesehatan, penting untuk tetap menjaga keseimbangan. Menikmati kopi dengan bijak akan memastikan Anda mendapatkan manfaat maksimal tanpa harus mengorbankan kesehatan tubuh. Jadi, apakah Anda sudah memerhatikan jumlah konsumsi kopi Anda hari ini?

Baca Juga: Gak Cuma Ngilangin Kantuk, Kopi Juga Bisa Samarkan Mata Panda Nih Beauty

Baca Juga: Pecinta Kopi Pasti Senang! Ini Alasan Kenapa Wajib Konsumsi Kopi Sebelum Kerja, Nomor 3 Penting Banget Sih!

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Share Artikel:

Oleh: Ida Umy Rasyidah

Artikel Pilihan