Menu

Literasi Asuransi Belum Merata, Garda Oto Ajak Perempuan Pahami Risiko Sejak Dini

31 Juli 2025 00:52 WIB
Literasi Asuransi Belum Merata, Garda Oto Ajak Perempuan Pahami Risiko Sejak Dini

Sumber konten: istimewa

HerStory, Jakarta —

Di tengah meningkatnya kebutuhan akan perlindungan aset, pemahaman masyarakat Indonesia terhadap asuransi masih belum merata. Data terbaru dari Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 menunjukkan, tingkat literasi keuangan terkait asuransi hanya menyentuh angka 45,45%, sementara kepemilikan produk asuransi baru mencapai 28,50%.

Menjawab tantangan ini, Garda Oto menggelar media workshop bertajuk ALWAYS Garda Oto: Aspiring Insurance Knowledge and Literacy with Garda Oto, khusus bagi jurnalis perempuan. Bertempat di Sky Lounge, Hotel Santika ICE BSD, acara ini menghadirkan sesi edukatif yang membahas pentingnya memahami perlindungan kendaraan secara menyeluruh.

Melalui sesi Insurance Knowledge, Vivi Evertina selaku Manager Retail Product Management Asuransi Astra membedah berbagai aspek dasar seputar polis, manfaat, dan jenis perlindungan kendaraan.

Sebagai lanjutan, sesi Studi Kasus yang dibawakan Astrid Aggy Hutapea, Manager Survey & Garda Siaga Asuransi Astra, memberi penjelasan lebih teknis tentang polis, termasuk pemaparan mengenai Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Bendahara Instansi (PSAKBI). Dengan pendekatan berbasis kasus nyata, peserta diajak memahami cara kerja perlindungan asuransi dalam praktiknya, mulai dari proses klaim hingga peran polis dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas finansial.

“Asuransi bisa diibaratkan seperti ‘expect the unexpected’, di mana kita harus selalu siap menghadapi hal-hal tak terduga dalam hidup. Tidak semua kejutan itu positif, banyak juga yang negatif dan merugikan. Di situlah peran asuransi berfungsi, agar kita dapat mengambil kendali lebih dahulu dengan memitigasi risiko-risiko yang merugikan. Pemahaman terkait asuransi hingga polis asuransi ini perlu digaungkan lebih luas lagi, di sini peran rekan media sebagai jembatan informasi untuk mengedukasi masyarakat agar tidak ragu dalam memberikan perlindungan kendaraannya dengan memilih partner berasuransi yang tepat dan sesuai kebutuhan agar selalu merasakan peace of mind,” Tutur Head of PR, Marcomm, & Event Asuransi Astra, Laurentius Iwan Pranoto.

Lebih lanjut, workshop ini tidak semata bicara angka dan aturan. Menyadari padatnya aktivitas para jurnalis, Garda Oto turut menghadirkan Wellness Booth Activation, sebuah ruang pemulihan fisik dan mental. Di sini, peserta bisa mendapatkan layanan Mini Medical Check-Up dan konsultasi medis dari RS Hermina Serpong, pijat relaksasi dari Alaya Spa, hingga jamu tradisional yang menyegarkan. Sebuah pendekatan yang menggabungkan edukasi dengan self-care, menciptakan suasana yang lebih hangat dan membumi.

Baca Juga: Dari Feedback hingga Privilege, Begini Cara FWD Dekatkan Diri ke Nasabah

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Share Artikel:

Oleh: Ida Umy Rasyidah

Artikel Pilihan