Plasthetic Clinic (istimewa)
Plasthetic Clinic resmi membuka cabang terbaru di Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta, Minggu (17/8), sebagai wujud tren investasi diri melalui perawatan kesehatan dan kecantikan yang semakin diminati masyarakat modern.
Klinik ini hadir untuk memenuhi kebutuhan layanan yang menggabungkan sisi medis dan estetika guna menunjang kualitas hidup.
Sejak berdiri pada 2019, Plasthetic Clinic telah berkembang dengan tiga cabang sebelumnya di Bendungan Hilir, Alam Sutera, dan Semarang lho Beauty!
Founder Plasthetic Clinic, dr. Vania Aramita Sari, Sp.B.P.R.E., Subsp.E.L.,(K), menyatakan bahwa klinik ini berawal dari misi membantu rekonstruksi bibir sumbing dan berkembang menjadi pelayanan holistik kesehatan dan kecantikan.
“Kami ingin menghadirkan pelayanan yang holistik bagi masyarakat, karena kami percaya bahwa kesehatan dan kecantikan harus berjalan beriringan,” kata dr. Vania.
Dengan pembukaan cabang keempat ini, Plasthetic Clinic berharap bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam merawat diri secara menyeluruh.
Di cabang baru PIK, klinik ini menghadirkan berbagai treatment unggulan seperti Royal Skinfesting (stem cell), Royal Glow Treatment, liposuction, dan breast implant.
Stem cell, yang dikenal sebagai sel punca dengan kemampuan memperbarui dan meregenerasi jaringan tubuh, menjadi salah satu treatment yang diharapkan menjadi favorit.
Fanny Sun, partner Plasthetic Clinic PIK, menambahkan bahwa masyarakat kini tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri untuk mendapatkan layanan perawatan canggih seperti stem cell.
“Kemudahan jangkauan dan penanganan oleh tim dokter spesialis dapat menjadi pilihan baru bagi masyarakat,” ujarnya.
Momen pembukaan cabang baru ini juga dirayakan dengan berbagai kegiatan seperti pemeriksaan kulit gratis oleh dokter ahli, sesi talkshow kesehatan dan estetika, serta building tour fasilitas klinik. Dalam kesempatan tersebut, masyarakat berkesempatan menikmati promo potongan harga hingga 50% untuk perawatan stem cell.
Fenomena ini sejalan dengan data dari East Ventures yang menyebutkan sektor kecantikan dan perawatan pribadi global bernilai US$ 7 miliar dan diperkirakan tumbuh 10% hingga mencapai US$ 10 miliar pada 2027. Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya investasi bagi diri sendiri menjadi faktor utama pertumbuhan ini.
“Pada akhirnya kami ingin mendukung masyarakat dalam mencapai kualitas hidup yang lebih baik,” tutup dr. Vania.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.