Bagi-bagi THR. (Istimewa/BCA)
Generasi Z kini semakin menikmati volunteering dan pengabdian sosial lho Beauty! Mereka ingin berkontribusi langsung ke masyarakat lewat program nyata di luar kampus. Melihat fenomena tersebut, Bank Central Asia (BCA) resmi mengumumkan delapan tim finalis Genera-Z Berbakti 2026, program call for proposal yang membuka kesempatan mahasiswa menjalankan ide pengabdian di desa wisata binaan Bakti BCA.
Delapan tim tersebut lolos setelah melalui seleksi ketat dari lebih dari 260 proposal yang dikirim 98 perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia. Para finalis akan mempresentasikan ide mereka di hadapan panelis untuk memperebutkan kesempatan implementasi program di empat Desa Bakti BCA.
EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, mengatakan antusiasme peserta menunjukkan besarnya semangat anak muda untuk memberi dampak positif.
“BCA mengucapkan selamat kepada delapan tim yang lolos ke babak final Genera-Z Berbakti 2026. Secara umum, seluruh proposal yang kami terima memuat beragam ide-ide inovatif serta menunjukkan besarnya semangat generasi muda untuk mengabdi dan menciptakan dampak nyata. Bagi tim yang belum lolos, kami harap jaga terus semangat dan ide kalian sehingga dapat tetap diwujudkan. Kami berharap para finalis dapat mengeluarkan kemampuan terbaiknya untuk memperjuangkan proposal yang diusung di hadapan panelis,” kata Hera dalam keterangan resmi, Jumat (1/5/2026).
Program ini mengarahkan mahasiswa untuk turun langsung ke berbagai desa wisata, mulai dari Desa Wisata Kreatif Terong di Kepulauan Bangka Belitung, Situs Gunung Padang di Jawa Barat, Desa Wisata Patakbanteng di Jawa Tengah, hingga Kakaskasen Dua di Sulawesi Utara.

Beragam proposal yang lolos menyoroti isu keberlanjutan, ekonomi sirkular, kesehatan, pengelolaan lingkungan, hingga pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi. Hal ini menunjukkan aktivitas mahasiswa kini tak lagi terbatas pada ruang kelas, tetapi juga mulai bergerak ke isu sosial yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Selain adu gagasan, finalis juga akan diuji langsung di hadapan tiga panelis, yakni Nicholas Saputra, Cinta Laura, dan Tri Mumpuni.
Nicholas dikenal aktif dalam isu lingkungan, sosial, dan budaya melalui berbagai inisiatif. Sementara Cinta Laura aktif dalam pemberdayaan perempuan dan pengembangan generasi muda. Tri Mumpuni sendiri dikenal lewat kiprahnya menghadirkan listrik bagi desa terpencil melalui pembangkit listrik tenaga mikrohidro.
“Kami percaya para panelis Genera-Z Berbakti memiliki rekam jejak baik dan relevan, sehingga mampu menentukan proposal terbaik yang layak untuk diwujudkan di tiap Desa Bakti BCA tujuan. Semoga Genera-Z Berbakti 2026 dapat menjadi wadah mahasiswa bertukar gagasan dan semakin bersemangat membuat kontribusi untuk lingkungan sekitar," ujar Hera.
Program ini terbuka bagi mahasiswa yang ingin mengimplementasikan ide inovatif melalui KKN, program pengabdian masyarakat, maupun kegiatan serupa lainnya. Setelah tahap penjurian finalis pada 16–17 Mei, program akan dilanjutkan dengan pengumuman pemenang, bootcamp, hingga pelepasan peserta ke lokasi implementasi pada 8 Juli sampai 6 Agustus 2026.
Kegiatan ini memperlihatkan perubahan gaya hidup mahasiswa yang kini semakin aktif membangun pengalaman sosial, kepemimpinan, dan kontribusi nyata di luar kegiatan akademik formal.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.