Menu

Jangan Cuma Berhanti di Wajah! Ternyata Gen Z dan Milenial Masih Sering Menunda ke Dokter Gigi Lho

08 Juni 2026 06:15 WIB
Jangan Cuma Berhanti di Wajah! Ternyata Gen Z dan Milenial Masih Sering Menunda ke Dokter Gigi Lho

Satu Dental (Istimewa)

HerStory, Jakarta —

Di tengah meningkatnya tren self-care dan self-upgrading di kalangan Gen Z serta milenial urban, perawatan kesehatan gigi ternyata masih sering luput dari perhatian. Beauty, banyak anak muda rutin menjalani perawatan kulit, berolahraga, hingga menerapkan pola hidup sehat, tetapi masih menunda pemeriksaan gigi karena rasa takut, bingung harus memulai dari mana, atau khawatir soal biaya.

Fenomena tersebut menjadi sorotan dalam peluncuran kampanye #BeraniTampil yang digagas SATU Dental di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, pada 5 Juni 2026. 

Kampanye ini mengajak generasi muda untuk melihat kesehatan gigi sebagai bagian dari gaya hidup sehat yang tidak terpisahkan dari rutinitas perawatan diri.

CEO SATU Dental Group, Satria Situmorang, mengatakan bahwa masih banyak masyarakat yang lebih fokus pada penampilan luar dibandingkan kesehatan gigi yang sebenarnya berperan besar dalam membangun rasa percaya diri.

“Kampanye ini adalah langkah strategis kami untuk mengubah cara pandang generasi muda terhadap perawatan diri secara komprehensif. Kita sering berinvestasi besar pada penampilan luar, tetapi melupakan bahwa senyum yang sehat adalah aset kepercayaan diri yang paling utama,” ungkap Satria.

Menurutnya, salah satu tantangan terbesar dalam meningkatkan kesadaran kesehatan gigi adalah kebiasaan menunda perawatan. Banyak orang baru mendatangi dokter gigi ketika sudah mengalami keluhan yang mengganggu aktivitas sehari-hari.

“Banyak dari kita yang sering menunda ke dokter gigi karena bingung harus mulai dari mana atau ragu dengan biaya. Melalui campaign Berani Tampil, kami ingin menghapus kecemasan tersebut. Fokus kami adalah menyediakan ekosistem perawatan gigi yang terbuka dan ramah untuk semua orang, mulai dari perawatan dasar seperti scaling hingga whitening. Kami ingin mengedukasi masyarakat bahwa merawat gigi bisa menjadi sebuah pengalaman gaya hidup yang menyenangkan, transparan, dan didukung penuh oleh keahlian tim dokter gigi kami sejak langkah pertama,” lanjutnya.

Kondisi tersebut juga diamati oleh tim medis yang kerap menemukan pola pikir reaktif pada pasien usia muda. Mereka cenderung datang ke klinik saat kondisi gigi sudah bermasalah dan membutuhkan tindakan yang lebih kompleks.

drg. Melissa Delania, Sp. Pros, menjelaskan bahwa pemeriksaan rutin justru menjadi langkah yang lebih efektif untuk menjaga kesehatan gigi dalam jangka panjang.

“Banyak orang baru datang ke klinik ketika sudah merasakan sakit yang mengganggu aktivitas. Padahal, dari sisi medis, kebiasaan melakukan pemeriksaan rutin sejak usia muda jauh lebih efisien dan dapat meminimalkan risiko tindakan kuratif yang berat. Kami ingin mengedukasi generasi muda bahwa senyum yang sehat dan estetik adalah hasil dari perawatan yang konsisten,” jelas drg. Melissa Delania, Sp. Pros.

Untuk mendekatkan pesan tersebut kepada generasi muda, SATU Dental menggandeng kreator konten Keluarga Artis yang terdiri dari Mario Caesar, Niky Putra, dan Marco Ivanos. Ketiganya dipilih karena dinilai mampu menyampaikan edukasi kesehatan gigi dengan cara yang lebih santai dan mudah diterima.

Sebagai bagian dari kampanye, SATU Dental juga menghadirkan berbagai aktivitas interaktif di Blok M pada 5–7 Juni 2026, mulai dari pemeriksaan gigi gratis, permainan berhadiah, hingga sesi hiburan yang melibatkan para kreator konten dan pengunjung.

Baca Juga: Gen Z Makin Gemar Volunteering, Mahasiswa Turun ke Desa!

Baca Juga: Di Tengah Kesibukan, Kini Gen Z Andalkan Self-Care Sederhana!

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Share Artikel:

Oleh: Azka Elfriza

Artikel Pilihan