Menu

Perawatan Kulit Bergeser, Kini Fokus pada Skin Quality!

15 Juni 2026 10:05 WIB
Perawatan Kulit Bergeser, Kini Fokus pada Skin Quality!

Peluncuran Resmi PolyPhil® di Ajang AMUSE (Aesthetic Medical Updates & Scientific Exhibition) (Istimewa)

HerStory, Jakarta —

Beauty, perawatan kulit kini mengalami pergeseran tren. Jika sebelumnya banyak orang fokus mengatasi tanda-tanda penuaan seperti kerutan dan garis halus, kini perhatian mulai beralih pada peningkatan kualitas kulit secara menyeluruh, mulai dari hidrasi, elastisitas, hingga kesehatan kulit dalam jangka panjang.

Perubahan kebutuhan tersebut menjadi salah satu alasan hadirnya berbagai inovasi di dunia estetika medis yang mengusung pendekatan regenerative aesthetics. Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada koreksi tampilan kulit, tetapi juga mendukung proses regenerasi alami untuk menjaga kualitas kulit dari dalam.

Dalam peluncuran PolyPhil® di Indonesia, GEA Aesthetic bersama Croma-Pharma memperkenalkan teknologi berbasis polynucleotide (PN) yang dirancang untuk membantu memperbaiki kualitas kulit melalui stimulasi regenerasi alami. 

Produk ini menggunakan teknologi PN-HPT® (Polynucleotide Highly Purified Technology) yang diklaim mampu mendukung aktivitas fibroblast, merangsang produksi kolagen dan elastin, meningkatkan hidrasi, serta membantu proses perbaikan jaringan kulit.

Kehadiran teknologi tersebut dinilai sejalan dengan tren perawatan kulit yang kini semakin menekankan aspek kesehatan kulit jangka panjang dibanding sekadar mengurangi tanda penuaan yang terlihat di permukaan.

General Manager GEA Aesthetic, Inneke Huang, mengatakan bahwa kebutuhan pasar terhadap perawatan berbasis sains terus berkembang, termasuk pada terapi yang berfokus pada hasil alami.

“Membawa PolyPhil® ke Indonesia merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus menghadirkan inovasi aesthetic treatment berbasis science, safety, dan natural result. PolyPhil® didukung oleh lebih dari 20 tahun pengalaman penggunaan klinis di Eropa, lebih dari 80 publikasi peer-reviewed, serta teknologi PN-HPT® yang menghasilkan polynucleotide dengan tingkat kemurnian tinggi dan kualitas yang konsisten. Kami percaya kehadiran PolyPhil® dapat menambah pilihan terapi regenerative aesthetics bagi dokter dan pasien di Indonesia,” ujar Inneke Huang.

Dalam praktik estetika modern, pendekatan regeneratif juga mulai dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari skin rejuvenation, preventive anti-aging treatment, perbaikan tampilan bekas jerawat (acne scars), tekstur kulit, kerutan halus, hingga area sensitif seperti under eye.

Peluncuran PolyPhil® turut menghadirkan diskusi ilmiah yang melibatkan sejumlah ahli estetika medis dari dalam dan luar negeri. Salah satunya adalah Dr. med. Dr. med. univ. Konstantin Frank dari Munich, Jerman, yang membahas perkembangan regenerative aesthetics dan penggunaan teknologi polynucleotide dalam praktik estetika saat ini.

Dalam pemaparannya, Dr. Frank menjelaskan bahwa kualitas dan keamanan polynucleotide sangat dipengaruhi oleh proses pemurnian serta sumber bahan bakunya. Menurutnya, standar kualitas yang konsisten menjadi faktor penting dalam mendukung penggunaan teknologi tersebut di bidang estetika medis.

Tren ini menunjukkan bahwa Beauty kini tidak hanya mencari solusi untuk tampak lebih muda, tetapi juga semakin memperhatikan kualitas, kesehatan, dan fungsi kulit secara menyeluruh sebagai bagian dari perawatan jangka panjang.

Baca Juga: Kenapa Banyak Orang Beralih ke Body Care Organik? Ternyata Oh Ternyata...

Baca Juga: Jangan Anggap Sepele! Eksim Anak Dampaknya Sampai ke Mood Keluarga Lho Moms

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Artikel Pilihan