Menu

Hasil Alami dan Minim Downtime Kini Jadi Incaran

15 Juni 2026 10:55 WIB
Hasil Alami dan Minim Downtime Kini Jadi Incaran

POTENZA RF Microneedling (Istimewa)

HerStory, Jakarta —

Beauty, tren perawatan estetika kini mengalami perubahan. Jika beberapa tahun lalu banyak orang tertarik mencoba treatment yang sedang viral di media sosial, kini pasien semakin mempertimbangkan efektivitas, kenyamanan, dan hasil jangka panjang sebelum menentukan pilihan perawatan.

Perubahan ini menjadi salah satu topik yang banyak dibahas dalam I-tech Conference of Aesthetic Technologies (ICAT) 2026 yang berlangsung di She La Vie Grand Ballroom, Alam Sutera, pada 11 Juni 2026. 

Dalam forum tersebut, para dokter estetika menyoroti meningkatnya minat pasien terhadap teknologi yang mampu memberikan hasil nyata dengan waktu pemulihan yang minimal serta tampilan yang tetap natural.

Salah satu teknologi yang menjadi perhatian adalah POTENZA RF Microneedling dari Korea Selatan. Teknologi ini menggabungkan micro-needle dengan energi radiofrequency untuk menstimulasi pembentukan kolagen di lapisan dermis kulit. 

Berbeda dengan microneedling konvensional, sistem ini memanfaatkan efek panas dari energi RF untuk membantu proses regenerasi kulit secara lebih optimal.

Dalam praktiknya, teknologi RF microneedling kini banyak digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari bekas jerawat (acne scars), pori-pori besar, tekstur kulit yang tidak merata, garis halus, hingga skin rejuvenation. Namun, yang menjadi perhatian utama pasien bukan lagi sekadar nama treatment yang sedang populer, melainkan hasil yang sesuai dengan kebutuhan kulit masing-masing.

Hal tersebut didukung oleh tren personalisasi dalam dunia estetika. Teknologi seperti POTENZA memungkinkan dokter menyesuaikan parameter tindakan berdasarkan kondisi kulit pasien, sehingga pendekatan perawatan menjadi lebih spesifik dan tidak disamaratakan.

Selain hasil yang lebih personal, faktor kenyamanan juga menjadi pertimbangan penting. Banyak pasien modern menginginkan perawatan yang tidak mengganggu aktivitas sehari-hari karena tidak memiliki waktu untuk menjalani masa pemulihan yang panjang.

Dalam seminar tersebut, dr. Chen Ik Cen, M.Biomed., AAM menjelaskan penggunaan teknologi pumping tip yang banyak digunakan dalam praktiknya.

Ia menyampaikan bahwa teknologi tersebut memberikan hasil tanpa downtime, minim rasa sakit, serta aman tanpa efek samping yang signifikan. Menurutnya, hasil yang diperoleh juga cukup cepat dan memberikan pengalaman yang lebih praktis bagi pasien.

Sementara itu, dr. Yuri Yogya, Sp.DVE menyoroti efisiensi waktu yang kini menjadi salah satu faktor penting dalam memilih treatment.

“Salah satu keunggulan POTENZA adalah waktu pengerjaannya yang relatif singkat. Dalam durasi 15 menit, perangkat ini mampu menghantarkan hingga 1.000 tembakan energi, jauh lebih cepat dibandingkan beberapa teknologi microneedling lain yang umumnya membutuhkan waktu 45 menit hingga satu jam untuk satu sesi perawatan. Selain pasien merasa lebih nyaman, juga mampu mengurangi kelelahan dokter selama tindakan,” ungkap dr. Yuri Yogya, Sp.DVE.

Pandangan serupa disampaikan dr. Johan Siegar, Co-Founder & Medical Director Dr’s Clinique Jakarta. Menurutnya, respons pasien terhadap teknologi yang mengutamakan kenyamanan dan hasil yang terlihat cukup positif.

“Dalam 2–3 bulan sejak digunakan di klinik kami, respons dan antusiasme pasien sangat positif. Hasil perawatan yang terlihat pada kontrol 1–2 bulan setelah tindakan menunjukkan perbaikan yang memuaskan, baik dari segi kualitas maupun kondisi kulit. Tingkat kenyamanan selama prosedur juga menjadi nilai tambah, karena pasien umumnya merasakan treatment yang relatif nyaman,” ujarnya.

Baca Juga: Perawatan Kulit Bergeser, Kini Fokus pada Skin Quality!

Baca Juga: Peluang Kerja Lebih Besar karena Penampilan, Mitos atau Fakta?

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Share Artikel:

Oleh: Azka Elfriza

Artikel Pilihan