Menu

Bagi Penderita Penyakit Jantung Ini Hal yang Perlu Kamu Tahu Mengenai Virus Corona, Waspada Ya!

02 April 2020 13:30 WIB
Bagi Penderita Penyakit Jantung Ini Hal yang Perlu Kamu Tahu Mengenai Virus Corona, Waspada Ya!

Ilustrasi wanita yang mengalami sakit jantung. (pinterest/freepik)

HerStory, Jakarta —

Setiap orang harus waspada selama masa penyebaran wabah virus corona ini. Terlebih bagi orang yang memiliki penyakit serius, terutama penyakit jantung. Wah, kenapa gitu ya, Beauty? Ternyata virus corona sering dikaitkan dengan penyakit jantung. Bukan tanpa alasan, beberapa penelitian memang menunjukan peningkatan risiko kematian mengenai virus corona yang menjangkit orang dengan riwayat penyakit jantung lho.

Perlu kamu ketahui nih Beauty, virus yang menyebabkan COVID-19 ini masih berhubungan dengan virus SARS dan MERS yang telah menyebabkan pandemi pada masa lalu. Meskipun enggak terlalu mematikan seperti SARS dan MERS, tingkat kematian untuk COVID-19 menurut WHO mencapai 3 hingga 4%. Namun, menurut sebuah buletin yang dirilis oleh American College of Cardiology (ACC) angka kematian itu melonjak hingga 10,5 persen untuk orang yang memiliki penyakit kardiovaskular.

Baca Juga: Mengapa Laki-Laki Lebih Berisiko Terpapar Virus Corona daripada Wanita? Ini Kata Ahli

Orang dengan riwayat penyakit jantung memiliki tingkat kematian yang lebih tinggi saat terpapar virus corona daripada orang yang memiliki penyakit pernapasan kronis lain. Jika dibandingkan, orang yang memiliki riwayat penyakit pernapasan kronis tingkat kematiannya hanya mencapai 6,3%.

Semua virus yang berada dalam tubuh tentu akan berdampak pada sistem kardiovaskular. Dr. Mohammad Madjid, MD, asisten profesor kedokteran kardiovaskular di McGovern Medical School di UTHealth di Houston mengatakan meskipun dokter masih belum sepenuhnya memahami COVID-19, penelitian menunjukkan bahwa banyak virus dapat menyebabkan aritmia (gangguan irama jantung) bahkan bisa menyebabkan serangan jantung.

"COVID-19 menyebabkan respons peradangan yang parah di tubuh dan peradangan adalah penyebab terbesar serangan jantung. Peradangan dapat menyebabkan penumpukan plak jinak di arteri membengkak, menyebabkan pembekuan darah, serangan jantung, dan stroke," katanya.

Baca Juga: Wajib Coba! Selain Relaksasi Diri, Mandi Air Panas Bisa Cegah Penyakit Jantung hingga Stroke

Ternyata virus corona juga dapat membuat seseorang memiliki penyakit jantun meski sebelumnya tak pernah ada riwayat penyakit jantung. Hal tersebut dibenarkan dalam sebuah laporan kasus yang diterbitkan 7 Februari 2020, dalam Journal of American Medical Association. Para peneliti mengamati 138 pasien COVID-19 yang dirawat di rumah sakit di China, para peneliti menemukan bahwa hampir 17% pasien mengalami aritmia dan lebih dari 7% mengalami cedera jantung akut akibat tubuhnya terpapar COVID-19.

Tak hanya itu, Waqar Khan, MD, seorang ahli jantung di Lone Star Heart dan Vascular Center di Tomball, Texas mengatakan bahwa COVID-19 juga dapat menyebabkan sepsis. Sepsis merupakan suatu kondisi di mana tubuh mengeluarkan zat kimia untuk melawan infeksi sebagai respon dari kekebalan tubuh. Saat sepsis terjadi tanpa terkendali di dalam tubuh itu akan menyebabkan peradangan di seluruh bagian tubuh.

"Komplikasi semacam itu dapat menurunkan kadar oksigen dalam darah yang juga dapat memengaruhi jantung," tutupnya.

Baca Juga: 5 Fakta Tentang Virus Corona yang Perlu Kamu Tahu

Baca Juga: Sedang Hamil, Andien Sekeluarga Santai Liburan ke Hong Kong! Warganet: Was-Was Corona!

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.