Ketika hendak melahirkan, banyak ibu yang berharap agar dapat melahirkan normal. Dibandingkan dengan proses melahirkan caesar, melahirkan normal memang lebih banyak memiliki kelebihan dan manfaat, meskipun tetap saja ada kelemahannya.

Meski banyak ibu berharap untuk dapat melahirkan normal, tetap saja ada ketakutan yang dirasakan menjelang melahirkan, terutama pada ibu yang baru pertama kali melahirkan. Rasa takut atau was-was menjelang melahirkan ini terkadang sampai membuat ibu menunda kehamilan bahkan menunda kelahiran.

Untuk mengurang rasa takut menjelang melahirkan, ada baiknya Moms mngetahui apa saja tahapan yang akan dilalui saat melahirkan nanti. Jadi ketika si kecil akan lahir, Moms nggak akan terlalu kaget karena sudah tahu prosesnya. Dilansir dari berbagai sumber, (30/03/2021) berikut adalah tahapannya.

Tahap pertama

Tahap pertama merupakan tahap pembukaan di mana ditandai dengan lendir bercampur darah karena serviks mulai membuka dan mendatar. Pecahnya pembuluh darah kapiler sekitar karnalis servikalis karena pergeseran ketika serviks mendatar dan terbuka merupakan penyebab keluarnya darah. Pada tahap ini terbagi atas 2 fase.

Fase pertama merupakan pembukaan serviks yang berlangsung lambat, sampai pembukaan 3 cm. Sedangkan fase kedua terbagi atas 3 sub fase yaitu akselerasi, steady, dan deselerasi.

Pada tahap pertama ini kontraksi rahim akan secara berkala mendorong bayi menuju jalan keluarnya atau jalan lahir. Tahap 1 dikatakan lengkap ketika pembukaan jalan lahir sesudah mencapai 10 cm, yang berarti bayi siap keluar dari rahim.

Masa ini merupakan masa yang paling sulit ketika melahirkan karena kemungkinan ibu akan merasakan sakit yang hebat dan sering. Ibu akan merasakan datangnya rasa mulas yang sangat hebat dan merasa adanya tekanan yang sangat besar ke arah bawah seperti ingin buang air.

Baca Juga: Mengenal Lockiophobia, Rasa Takut Wanita Jelang Melahirkan