Disetiap rumah tangga tentu tak luput dari masalah. Terkadang masalah yang menghampiri bisa membuat pertengkaran di dalam rumah.

Di masa pandemi, pertengkaran antara suami istri meningkat. Hal ini disebabkan oleh banyak hal, salah satunya adalah berkurangnya privasi orang tua karena anak selalu berada di rumah sehingga seringkali orang tua bertengkar dihadapan anak-anaknya.

Menurut Beth Proudfoot, LMFT, spesialis anak dan pelatih parenting di San Jose, California, pertengkaran antara pasangan suami istri adalah hal yang umum terjadi. Biasanya masalah yang diperdebatkan mengenai keuangan hingga hubungan internal dengan pasangan. Sebuah studi University of Michigan pada Mei 2020 mengatakan pasangan menikah memang lebih banyak bertengkar tentang keuangan dan masalah rumah tangga lainnya selama pandemi karena kesulitan ekonomi.

Tapi apa yang terjadi jika anak-anak menyaksikan pertengkaran itu? Apakah boleh bertengkar di depan mereka?

"Salah satu masalah mendalam yang muncul selama pandemi ini adalah kurangnya privasi bagi pasangan. Anak-anak selalu ada,: ujar Beth dilansir parents (31/3/2021).

Beth menjelaskan bahwa bertengkar di depan anak mungkin tak bisa dihindari terlebih jika masalah yang diperdebatkan tak kunjung membuahkan titik terang. Namun, jika masalah yang diperdebatkan masih bisa dicari solusinya, Beth menyarankan orang tua untuk tak bertengkar di depan anaknya.

"Perdebatan adalah bentuk komunikasi. Perselisihan dan kebutuhan akan resolusi adalah hal yang wajar dan bagian dari kehidupan keluarga," kata Penny Mansfield, pakar hubungan dan direktur amal penelitian dan inovasi hubungan terkemuka di Inggris.

Baca Juga: Masih Banyak yang Belum Tahu Lho Moms, Ini Cara Membangun Hubungan yang Kuat dengan Anak