Sebagian besar berpikir bahwa menjadi seorang remaja sangat mudah dan menyenangkan. Namun kenyataannya berbeda. Kehidupan remaja dapat terasa begitu menyiksa serta membingungkan.

Ketika beranjak remaja, anak-anak mulai belajar untuk mengenali jati dirinya. Nggak heran, remaja pun cenderung punya sifat memberontak karena frustrasi yang menumpuk. Sebagai orang tua, coba hadapi anak pemberontak seperti yang dilansir dari berbagai sumber, (05/04/2021) berikut ini.

Jangan berusaha menjadi teman

Kebanyakan remaja sering mencurahkan isi hatinya pada teman daripada orang tua. Sebab mereka merasa teman sebaya lebih memahami perasaannya.

Oleh sebab itu, orang tua sebaiknya nggak berusaha keras menjadi teman anaknya. Lakukan saja tugas sebagai orang tua sebagaimana mestinya.

Rasional

Orang tua kerap berpikir bahwa anak perlu dihukum saat berbuat salah. Padahal penting bagi orang tua untuk tetap bersikap rasional dan mengeluarkan kata-kata serta tindakan yang sesuai. Coba pahami kondisi mental anak berdasarkan sudut pandang lain agar tidak terkesan menghakimi remaja yang pemberontak.