Sebab, ini juga dapat dijadikan tanda infeksi yang berakibat atal terhadap janin dalam kandungan sang ibu. Adanya demam tinggi disertai kemerahan dan nyeri sendi di seluruh tubuh dapat menjadi tanda bahwa ibu hamil sedang terinfeksi toksoplasma, CMV dan parvovirus.

Sakit Kepala Jangka Panjang

Tanda bahaya kehamilan selanjutnya adalah sakit kepala yang dirasakan dalam jangka waktu panjang atau sakit kepala berkepanjangan yang dapat berpengaruh pada gangguan penglihatan serta pembengkakan. Diketahui, gejala ini umumnya akan terjadi pada trimester ketiga di masa kehamilan dan mampu mengarah pada preeklamsia.

Preeklamsia sendiri adalah sebuah sindrom dengan tanda tekanan darah tinggi, menaiknya kadar protein pada urin, serta adanya pembengkakan yang terjadi pada tungkai. Jika bertambah parah, maka preeklamsia mampu menyebabkan eklampsia sehingga berujung pada kematian.

Mual dan Muntah Berlebihan

Mual berat dan juga muntah secara berlebihan juga merupakan tanda bahaya kehamilan yang harus diwaspadai, memang ini merupakan suatu hal yang wajar namun jika tidak terjadi secara berlebihan. Mual berat akan memungkinkan ibu hamil tidak dapat mengonsumsi apa-apa, yang menyebabkan bayi dan juga sang ibu akan mengalami kekurangan gizi dan mengalami dehidrasi, ini disebut hiperemesis gravidarum.

Baca Juga: Sering Berhubungan Intim Bikin Susah Hamil, Benar Gak Ya?