Pendidikan adalah sesuatu yang wajib didapatkan semua orang. Pendidikan menjadi hak setiap warga negara. Sayangnya, untuk mendapatkan pendidikan yang maksimal masih belum tersebar merata di negeri ini. Masih banyak daerah terpencil yang susah mendapatkan pendidikan, bahkan harus menjalani banyak rintangan demi sampai ke sekolah.

Untuk Moms yang hidup di keluarga yang beruntung dan tinggal di kota besar, pendidikan akan dengan mudah didapat. Selain mudah, tempat untuk menimba ilmu juga bisa dipilih karena banyaknya ragam pendidikan dari lembaga swasta atau negeri. Ada juga kelas untuk ilmu tambahan seperti les atau bimbel.

Dengan banyaknya pilihan yang ada, sering kali orang tua membeda-bedakan anak dalam memperoleh pendidikan. Ilmu yang didapatkan malah jadi enggak sesuai dengan apa yang anak butuhkan. 

Anak yang terlihat menonjol dalam bidang akademik akan selalu didukung keperluannya dalam meraih pendidikan setinggi mungkin di sekolah yang semahal mungkin. Berbanding terbalik dengan anak yang akademiknya kurang baik dan disekolahkan di tempat yang biasa-biasa saja.

Padahal seharusnya, pikiran tersebut bisa dibalik. Anak yang sudah terlihat unggul di bidang akademik, akan lebih mudah beradaptasi dengan berbagai macam sekolah. Anak yang cerdas enggak akan menimbulkan rasa takut orang tua karena mereka bisa belajar dari mana pun. Sedangkan anak yang terbatas, mereka butuh banyak sumber yang lebih banyak untuk bisa belajar dengan maksimal.

"Anda perlu masukan dia (anak yang terbatas) ke tempat yang high stimulation. Yang di mana sekolah itu akan memberikan rangsangan atau stimulasi yang lebih kepada anak yang kurang ini," jelas Charlotte Priatna, M.Pd. dilansir dari kanal YouTube Tanam Benih Foundation.

Baca Juga: Moms, Ini Dampak Buruk Menggantikan Anak untuk Belajar

Membedakan pemberian pendidikan kepada anak bisa dikatakan benar adanya. Hanya saja harus dilihat dari berbagai sisi, apakah hal tersebut sudah sesuai dengan apa yang anak butuhkan atau belum? Jangan sampai terbalik dalam memberikan pendidikan kepada anak. Adil pun bukan berarti semua sama rata tetapi semua mendapatkan apa yang mereka butuhkan dengan porsi yang seusai.