Umumnya gejala NPH yang timbul adalah rasa nyeri akibat. Selain itu, timbul rasa perih, sensai terbakar, berdenyut-denyut, seperti ditusuk-tusuk atau rasa nyeri yang menyakitkan.

Bahkan sentuhan kain lembut atau angin pada kulit pun terasa menyakitkan. Hal ini dikarenakan dengan istilah Allodynia yaitu rasa nyeri yang timbul akibat stimulus ringan.

Umunya, NPH terjadi pada penderita Herpes Zoster kategori lansia sebanyak 50%. Di Indonesia sendiri terjadi sebanyak 30-40% kasus pasca Herpes Zoster. Semakin bertambahnya usia, semakin rentan terkena NPH.

Terlebih jika penderita NPH berusia 50 tahun ke atas akan merasakan nyeri yang sangat dahsyat. Intesitas nyeri akan semakin lama dan berat pada usia ini.

Adapun beberapa pengobatan untuk penderita NPH yaitu terapi obat-obatan, terapi non obat-obatan seperti akupuntur dan fisiotrapi. Selain itu, penderita NPH dapat melakukan terapi pemebdahan, rawat inap, rujukan, dan pencegahan dengan vaksin.

Baca Juga: Hati-Hati! Bibir Kamu Suka ada Luka Melepuh? Bisa Jadi karena Herpes Simples, Tuh!

Pengobatan NPH bertujuan agar penderita dapat segera kembali beraktivitas normal. Disamping itu, pasien dapat memperbaiki kualitas hidup, baik fungsional, mental dan emosional.

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas