Menu

Banyak Tantangan Distribusi Vaksin Covid-19 ke Pelosok Indonesia, Begini Solusinya...

20 April 2021 17:00 WIB
Banyak Tantangan Distribusi Vaksin Covid-19 ke Pelosok Indonesia, Begini Solusinya...

Ilustrasi vaksin virus corona. (pinterest/freepik)

HerStory, Jakarta —

Program vaksinasi Covid-19 atau virus corona sudah dimulai sejak Januari 2021. Hal tersebut membawa dampak penting dalam penanganan kasus Covid-19 di Indonesia. Dengan target sasaran vaksinasi sebanyak 181.554.465 orang, pemerintah terus berupaya untuk memberikan layanan terbaik dengan terus meningkatkan capaian target satu juta penyuntikan vaksin dalam sehari.

Menururt data Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), baru sekitar 5.050.524 orang yang menyelesaikan dua tahap vaksinasi per 10 April 2021. Padahal, targetnya mencapai ratusan juta orang yang harus divaksinasi.

Ada banyak tantangan untuk mendistribusikan vaksin ke pelosok Indonesia. Selama proses distribusi harus dipastikan kualitas vaksin terjaga dengan baik. Makanya, perlu ada pemantauan vaksin sepanjang proses distribusi.

"Harus ada sistem distribusi yang terencana dengan baik serta didukung oleh ketersediaan wadah penyimpanan vaksin selama distribusi cold chain yang dapat diandalkan sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan," kata Dr. Kristoforus Hendra Djaya, Tim Advokasi Vaksinasi Covid-19 PB IDI dalam Diskusi Media Virtual pada Selasa (20/04/2021).

"Salah satu tantangan dan kendala yang kami temui selama ini diantaranya keengganan masyarakat untuk ikut program vaksinasi Covid-19 terkait isu-isu yang beredar seperti vaksin kadaluarsa atau rusak saat diterima," lanjut Dr. Kristofarus.

Menjawab tantangan perlunya penyediaan alat pembawa dan penyimpanan vaksin yang andal dalam rangkaian distribusi cold chain, PT Trisinar Indopratama (Technoplast) memiliki solusinya.

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Share Artikel:

Oleh: Tasha Rainita

Artikel Pilihan