Ketika hamil banyak calon ibu yang merasakan ngidam. Enggak jarang makanan yang diidamkan mengandung banyak gula.

Ketika bulan puasa, banyak makanan manis yang tersedia, seperti takjil. Namun, seperti yang sudah diketahui bahwa gula tak baik untuk kesehatan apalagi ketika sedang mengandung. Oleh sebab itu, di bulan puasa ini para ahli mengingatkan para bumil untuk mengontrol konsumsi takjil karena mengandung banyak gula.

Para ahli kesehatan mengimbau para ibu hamil alias bumil untuk seminimal mungkin mengonsumsi makanan tinggi gula karena berbagai alasan, termasuk mengurangi risiko diabetes gestasional dan risiko asma pada bayi.

Melansir laman What to Expect (21/4/2021) ada sebuah studi baru yang diterbitkan dalam American Journal of Preventive Medicine menemukan bahwa konsumsi gula dan soda dapat memengaruhi daya ingat dan pembelajaran anak. Peneliti melihat data penilaian pola makan untuk lebih dari 1.000 wanita hamil dari tahun 1999 hingga 2002 yang berpartisipasi dalam studi penelitian longitudinal yang disebut Project Viva.

Hasilnya para peneliti menyimpulkan bahwa asupan gula yang lebih tinggi selama kehamilan, terutama dalam bentuk minuman yang dimaniskan dengan gula, dikaitkan dengan kognisi masa kanak-kanak yang lebih buruk. Dalam penelitian ini ditemukana bahwa ketika ibu hamil mengonsumsi banyak gula, anak yang dikandungnya akan tumbuh dengan kemampuan non-verbal dan memori verbal yang cenderung lebih buruk. 

Baca Juga: Jerawatan saat Hamil? Ketahui Penyebabnya dan Cara Aman Mengatasinya

Tak hanya itu, ibu hamil yang sering mengonsumsi makanan serta minuman tinggi gula juga akan mempengaruhi kemampuan motorik halus, spasial visual, dan motorik visual anak yang lebih buruk.