Bagi wanita, mencuci pembalut memang wajib dilakukan saat sedang datang bulan. Hal tersebut berguna untuk menghilangkan noda darah di pembalut sebelum dibuang.

Baru-baru ini, beredar video viral seorang wanita yang meminta sang pacar untuk mencucikan pembalut miliknya. Video tersebut pun mendadak viral di TikTok, bahkan banyak yang mengunggah ulang di media sosial lain termasuk Twitter.

Salah satunya seperti akun Twitter @AREAJULID. Pada foto tersebut, terlihat seorang pria yang sedang mencuci dan menggosok pembalut pacarnya dengan sabun hingga bersih.

Sementara wanita yang disebut pacarnya itu hanya bersantai-santai melihat sang kekasihnya itu mencuci pembalut. Bahkan wanita itu juga menuliskan caption yang membuat para warganet kesal.

"Nurutan amat sih disuruh nyuci sopte aku. Miss you ayang," tulis keterangan pada video.

Sontak dengan unggahan tersebut, tentunya memicu komentar pedas dari para warganet.

"Ya ampun aku yang cewek lihat aja jijik, itu pembalut dicuci pakai sabun terus digosok sama tangannya? Orang-orang pada kenapa sih?" tulis salah satu komentar.

"Perasaan perempuan sekarang banyak bgt yg pengen nunjukin sebagai Ratu bagi laki?2;nya tpi berlebihan sampe ga masuk akal atau menjijikan. Biar apa sih? Biar dibilang:"ihh beruntung bgt kamu" Maaf ga ngiri gue. Gue suka diperlakukan spesial tpi ga merendahkan martabat cowok" ucap salah satu warganet lain.

"Cinta memang buta, tapi nggak gitu juga kali. Punya gua sendiri aja jijik, gimana itu nyuciin punya orang lain." tutur warganet lainnya.

"Lihat videonya tadi geli sendiri, sumpah deh itu harga diri cowoknya udah hilang banget. Sampai digosok-gosok pembalutnya pakai tangan. Aku aja cewek bersihinnya cuma disiram-siram terus sampai darahnya hilang. Miris." ucap warganet.

"Gue nyuci bekas pembalut gue sendiri aja jijik ,, hih!!! Kok ada sih org yg tega nyuruh org lain nyuci bekas pembalutnya !!!" tutur warganet lain.

Baca Juga: Cantiknya, Begini Kisah Wanita Non Muslim yang Suka Pakai Hijab, Netizen: Mirip Ayana Moon

Menurutmu bagaimana, Beauty?

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas