Setelah lepas ASI, biasanya para orang tua khawatir anak tak mendapatkan nutrisi yang memadai. Untuk itu, banyak yang memilih sumber nutrisi dari susu formula.

Ketika memasuki usia balita, banyak anak yang mengalami GTM (gerakan tutup mulut) alias mogok makan. Wajar saja hal ini bisa membuat orang tua khawatir jika anaknya tak mencukupi nutrisi harian.

Joy Anderson, seorang ahli diet praktik terakreditasi, dan Konsultan Laktasi Bersertifikat Dewan Internasional mengatakan bahwa susu formula boleh diberikan kepada anak. Namun, semua harus berdasarkan saran dari dokter.

"Dalam keadaan ekstrem, jika anak tidak dapat mengonsumsi makanan normal karena alasan tertentu, maka susu formula bisa bermanfaat. Ini harus atas saran dokter atau ahli gizi yang memenuhi syarat. Ada juga formula lain yang tersedia untuk anak-anak yang tidak bisa makan secara normal dan salah satunya mungkin lebih sesuai dengan situasi anak," ujarnya.

Nah, jika kamu sedang memilih produk susu, bisa mencoba SGM Eksplor Aktif 3 Plus Pro-gress Maxx. Produk susu ini sudah dikombinasikan dengan Zat Besi & Vitamin C, IronC.

SGM Eksplor 3 Plus Pro-gress Maxx dengan IronC ini bisa membantu si kecil untuk menyerap nutrisi secara maksimal. Pasalnya di dalam SGM Eksplor 3 Plus Pro-gress Maxx dengan IronC sudah terkandung Minyak Ikan, Omega 3 & 6, Kalsium serta nutrisi penting lainnya.

Baca Juga: Waduh, ASI Dicampur Susu Formula Boleh atau Gak Sih?

Standard Pengenceran: 1 gelas SGM Eksplor 3 Plus (235 ml) = 190 ml air matang hangat + 35 gr bubuk susu (3 sendok makan). SGM Eksplor 3 Plus Pro-gress Maxx dengan IronC ini merupakan susu bubuk yang direkomendasikan untuk 3 sampai 5 Tahun.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas