Ketika hamil, biasanya para wanita mengalami kenaikan berat badan yang signifikan. Namun, meski sudah melahirkan berat badan tak bisa langsung kembali seperti semula.

Oleh sebab itu, banyak wanita yang ingin membuat badannya lebih singset meski harus menyusui bayinya. Tapi, sebenarnya aman enggak sih melakukan diet saat masa menyusui?

Sebelum berbicara soal diet, perlu dipahami bahwa menyusui dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan diabetes lho. Selain itu, menyusui adalah momen yang membahagiakan dan disebut-sebut bisa menghilangkan stres dan membantu ibu merasa lebih terhubung dengan bayi barunya.

Dengan segala keajaiban ASI, tentu bukan hal yang mengherankan untuk menghasilkan banyak ASI maka dibutuhkan asupan nutrisi yang baik. Sangat penting untuk memilih makanan yang padat nutrisi dan bergizi untuk mendukung produksi ASI.

Jika ingin diet, perlu diperhatikan bahwa tak boleh dilakukan secara ketat. Misalnya dengan berhenti mengonsumsi karbohidrat. Jika diet dilakukan secara drastis, maka akan berpengaruh pada pasokan ASI ibu.

Ketika diet, ibu cenderung mengonsumsi makanan yang rendah akan nutrisi. Dengan begitu, ASI yang diberikan untuk si kecil pun kekurangan nutrisi sehingga bisa mempengaruhi tumbuh kembangnya.

Selain itu, banyak juga ibu menyusui yang memilih untuk diet vegetarian karena sayuran dianggap bisa memenuhi kebutuhan nutrisi harian. Padahal ketika menyusui diperlukan sumber zat besi yang ada di dalam daging.

Baca Juga: 5 Mama Muda Ini Berhasil Diet Turunkan Berat Badan dan Jadi Body Goals Usai Melahirkan

Kamu mungkin tergoda untuk menurunkan berat badan dengan cepat setelah melahirkan, tetapi penurunan berat badan itu apalagi masih masa transisi. Dengan banyaknya perubahan hormon yang terjadi selama menyusui, biasanya ibu hamil merasa bahwa nafsu makan menjadi lebih banyak.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas