Kisah viral dibagikan oleh pengguna akun TikTOk @dinifauzilestari tentang gaji suaminya yang bekerja sebagai guru. Wanita bernama Dini Fauzi Lestari itu mengungakap berapa gaji yang diterima suaminya setelah mengajar selama satu bulan.

Dalam video itu, Dini memperlihatkan jumlah uang yang terdapat di amplop putih berukuran kecil. Amplop tersebut berisi pendapatan gaji suaminya, di mana ada pecahan uang Rp100 ribu, Rp20 ribu, Rp5 ribu, dan Rp2 ribu.

"Assalamualaikum hari ini suami aku pulang bekerja, setelah pulang mengajar. Dan ia memberikan amplop kepadaku. Mari kita hitung, satu, dua dan totalnya Rp144 ribu. Ini hasil dia mengajar, selama satu bulan. Alhamdulillah rezeki mengajar," ucap TikTok @dinifauzilestari.

Sontak melihat itu, banyak warganet pun yang turut sedih dan mewek saat mengetahui gaji suami Dini yang bekerja keras sebagai guru itu hanya dibayar Rp144 ribu.

"Adekku yang cowok Sudah 3 taun lebih honorer. mau dilepas Sudah sayang sama murid dilanjut pas-pasan banget gajinya malah gak sesuai sama pengeluaran," kata user 9852557879185.

"Padahal kita semua bisa jadi sarjana pengusaha dokter dan lain-lain semua berkat jasa guru????," tutur I.

"Kalau dipikir banyak kerja lain yang lebih dari gaji guru honor. Karena guru itu hebat tetap bertahan demi anak bangsa berikutnya," ucap july.

"Terimakasih ya para guru-guru. Mudah-mudahan barakallah ilmunya. Ilmu jariyah yang tidak akan berhenti mengalir pahalanya jangan patah semangat," sahut DianK.

"Kata dosen saya dulu, kalau mau kaya jangan jadi guru. Tapi insyaallah cukup tabungan akhiratnya. Semangat para guru ????," pungkas Yours.

"Suamiku juga guru honorer.. Emang kalau dipikir-pikir gak bakal cukup. Tapi alhamdulillah sampai saat ini saya masih percaya kalau rezeki itu bukan gaji," timpal Dinda.

Baca Juga: Cantiknya, Begini Kisah Wanita Non Muslim yang Suka Pakai Hijab, Netizen: Mirip Ayana Moon

Menurutmu bagaimana Beauty?

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas