Seorang wanita bernama Daria Shavelkinia dikabarkan telah melempar bayi temannya dari jendela apartemen. Dikabarkan jika ia melakukan hal tersebut atas dasar iri dengan kehidupan ibu dari bayi yang dibuang itu.

Daria yang ketika tengah mengandung mengatakan bahwa dirinya mendengar suara di kepalanya yang menyuruhnya untuk membuang anak temannya itu dari ketinggian 39 meter.

Kejadian tragis ini diawali saat Daria bertemu dengan temannya bernama Yaroslava Korolyova di rumahnya. Awalnya, Daria datang ke sana untuk mengambil baju-baju bekas anak Yaroslava untuk bayi yang akan dilahirkannya.

Saat Yaroslava sedang tak memperhatikan anaknya, wanita asal Rusia tersebut langsung mengambil bayi temannya yang masih berusia dua bulan dan melemparnya dari jendela.

Berdasarkan investigasi, Daria dan Yaroslava tak pernah ada cekcok atau terlibat masalah. Oleh karena itu, Yaroslava yang menganggap Daria sebagai teman baiknya merasa sangat syok dengan peristiwa tersebut dan meninggalnya anak tercintanya.

Saat ditahan polisi, Daria mengaku mendengar suara di kepalanya yang menyuruh dirinya untuk membuang bayi temannya itu sampai meninggal.

Wanita tersebut juga mengaku tengah mengalami gangguan jiwa. Namun, saat sidang memutuskan, Daria ternyata hanya pura-pura mengalami schizophrenia untuk menghindari tanggung jawab atas pembunuhan bayi temannya.

Diduga Daria melakukan hal yang tega itu lantaran iri dengan keluarga teman yang bahagia dengan tiga orang anak dan seorang suami yang mencintainya.

Baca Juga: Menohok! Dua Bocah SD Ini Sindir Pemerintah soal PPKM: Kalau Cuma Bikin Aturan Asal-asalan, Anak SD Juga Bisa!

Kini, Daria dituntut 17 tahun penjara dan diminta untuk membayarkan kompensasi sebesar £49,500 atau Rp997 jutaan kepada orang tua sang bayi.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas