Umumnya si kecil mulai bisa berbicara diumur dua tahun dengan beberapa patah kata. Namun ada baiknya moms juga mulai membantu si kecil untuk berbicara melalui hal-hal sederhana.

Berikut tips menstimulasi anak untuk berbicara dalam bukunya yang berjudul Strategi Pengembangan Bahasa Anak oleh Psikolog Lilis Madyawati.

Temani si Kecil Saat Menonton TV

Kunci dari berbicara adalah dengan adanya interaksi. Moms bisa mendampingi si kecil dan bantu menjelaskan tentang isi dari cerita yang ditonton. Sebab anak diusia dini pasti akan lebih banyak bertanya. Sedangkan TV atau apa yang mereka saksikan melalui serial kartun dan film bukan alat bantu untuk melatih anak berbicara karena tidak ada interaksi.

Sering Mengajak si Kecil untuk Berbicara

Sejatinya anak-anak usia dini senang mendengarkan orangtua sedang berbicara dan memperhatikan ekspresi. Agar kosakata si Kecil terus bertambah dan bisa menggunakannya dalam kalimat, Moms bisa mengajaknya dengan mengobrol hal-hal sederhana yang ada disekitar.

Ajak si Kecil untuk Bermain dengan Teman Sebaya

Moms juga bisa mengajarkan si kecil yang baru mulai bicara dengan cara mengajaknya bermain dengan teman. Ajari si kecil cara menyapa dan mengajak temannya bermain.

Menggunakan Kartu Bergambar 

Agar si Kecil tidak merasa bosan, Moms juga bisa mengajak si kecil untuk bermain kartu bergambar supaya kosakatanya bertambah dengan cara mengulangi kata yang sudah moms sebutkan.

Perbaiki Pengucapan si Kecil

Moms jangan selalu memaksakan mengerti apa yang diucapkan si kecil, ya. Latih si kecil dengan selalu memperbaiki apa yang ia ucapkan. Misal ketika si kecil ingin makan dan mengucapkan “mam” sambil menunjuk perut, dengan tatapan yang hangat katakan “Mau makan?”

Membatasi si Kecil Saat Bermain Gadget

Baca Juga: Moms Agar Si Kecil Tak Tersinggung, 5 Cara Ini Bisa Moms Lakukan Agar Ucapan Lebih Terkontrol

Moms, perlu diingat bahwa gadget merupakan media satu arah. Walaupun banyak menyajikan hal yang menarik perhatian si kecil, pastikan selalu Moms awasi dan batasi ya!

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas