Sebelum menikah pendapatan yang semula 5 juta sudah dirasa cukup untuk menghidupi diri sendiri. Lalu kenapa setelah menikah dengan pendapatan sampai 15 juta belum juga tercukupi?

Setelah menjadi pasangan suami istri harus sudah ada kesepakatan dalam mengatur keuangan, karena tanggungan bukan lagi seorang diri. Mengingat prioritas yang berubah dan kebutuhan rumah tangga yang tiada habisnya. 

Pengeluaran ketika sudah menikah harus selalu didiskusikan tidak dapat sebebas dulu, semua harus dilakukan bersama-sama. Mulai dari rekening bersama, investasi dan cicilan. 

Prita Hapsari Ghozie selaku CEO & Principal Consultant Keuangan mengingatkan untuk menerapkan Let's talk money, honey untuk mengatur keuangan setelah menikah. Ia juga memberikan tips dalam mengatur keuangan setelah menikah pada unggahan media sosial Instagram pribadinya @pritaghozie

Kewajiban Is A Must! 

Baca Juga: Biar Gak Boncos di Akhir Bulan, Ini Cara Jitu Memulai Perencanaan Keuangan Keluarga

Hal yang utama dan tidak boleh dilalaikan begitu saja adalah kewajiban. Contohnya, menunaikan wajib zakat atau parpuluhan dengan memotong beberapa persen dari pendapatan.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas