Di zaman sekarang, sudah enggak heran jika melihat banyak wanita-wanita hebat dalam berkarier. Pasalnya kini wanita sudah bisa sedikit demi sedikit mendapatkan haknya untuk mengenyam pendidikan hingga memiliki karier yang cemerlang. Bahkan enggak sedikit pula dari banyaknya wanita karier yang sukses juga menjalani peran sebagai ibu rumah tangga.

Itu berarti bahwa kini sudah enggak ada lagi alasan jika kamu memang benar-benar ingin sukses bekerja. Di beberapa profesi tertentu wanita memiliki kecenderungan peluang karier yang lebih baik daripada pria lho. Gaji yang ditawarkan pun enggak kalah fantastis dibandingkan dengan gaji pekerjaan yang biasanya dilakukan para pria.

Penasaran jenis pekerjaan apa yang dimaksud? Dilansir dari laman Finansialku (8/7/2021) berikut adalah beberapa karier yang sesuai dengan wanita dan menawarkan gaji yang tinggi:

1. Pramugari

Profesi pertama yang identik dengan kaum wanita dan bergaji fantastis adalah pramugari. Selain memiliki gaji yang fantastis, pramugari juga mendapatkan berbagai macam keuntungan dan bonus.

Bertugas melayani penumpang pesawat, pramugari juga bisa menikmati pergi keliling dunia. Bagi wanita yang suka traveling profesi pramugari akan menjadi pekerjaan idamannya.

2. Pengacara

Mungkin profesi pengacara memang umumnya dipenuhi oleh pria. Tetapi, ada juga beberapa wanita yang bisa menjadi pengacara kondang lho.

Bertugas untuk menyelesaikan masalah dengan efektif, profesi pengacara membutuhkan kecerdasan yang tinggi. Itu berarti sudah enggak ada alasan untuk kaum wanita malas belajar karena kini pendidikan sudah sangat mudah untuk diraih.

Penghasilan pengacara pun tak kalah menggiurkan. Jika seorang pengacara berhasil memenangkan sebuah kasus, klien akan membayar mahal pengacaranya. Jika seorang wanita dapat menguasai bidangnya sebagai pengacara dengan sangat baik, penghasilannya akan semakin meningkat.

Baca Juga: Yuk, Intip Perjalanan Karier Catherine Halim yang Kini Sukses Jadi Co-Founder KISAKU!

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas