Ketika sudah memiliki anak, orang tua menjadi sangat perhatian terhadap tumbuh kembangnya. Enggak hanya memperhatikan kecukupan gizinya, tetapi juga mengamati pertumbuhan fisiknya apakah normal atau ada kelainan.

Salah satu hal yang sering membuat orang tua cemas dan khawatir adalah pertumbuhan kaki bayi karena terlihat bengkok. Apalagi ada mitos yang populer bahwa lutut bengkok disebabkan karena si kecil enggak dibedong saar baru lahir. Tapi, apakah itu benar? Dan perlukah orang tua khawatir ketika kondisi kaki anaknya bengkok?

Dilansir dari laman Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) bahwa ternyata semua bayi yang lahir ke dunia memiliki kondisi lutut kaki yang bengkok, kedua lutut saling menjajh sehingga terlihat seperti huruf O. 

Kondisi ini terbilang normalnya sampai bertambahnya usia hingga 3 tahun. Umumnya para orang tua menyadari bahwa lutut anaknya bengkok saat anak berusia 12 hingga 18 bulan, ketika anak mulai belajar berjalan.

Baca Juga: Tenang, Jangan Panik Dulu Moms! Ini 3 Alasan Mengapa Bayi Lahir dengan Berat Badan yang Rendah

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas