Gizi yang seimbang sangat penting untuk anak-anak, apalagi di masa pandemi seperti sekarang ini. Anak membutuhkan gizi yang seimbang untuk tumbuh kembang yang optimal dan juga pertumbuhan yang baik.

Kalau anak enggak mendapatkan gizi yang cukup, maka akan berdampak buruk untuk kesehatannya. Anak akan terlihat lesu, lemah, mudah sakit, pertumbuhannya akan terganggu, dan pembentukan sel juga terganggu serta dapat menyebabkan penyakit anemia.

Selain itu, jika anak enggak mendapatkan gizi yang seimbang, maka berat badannya sulit untuk naik bahkan bisa menurun. Apalagi di masa pandemi, anak-anak bisa jadi lebih mudah tertular virus kalau asupan gizinya enggak mencukupi.

Lantas, apa saja unsur gizi yang seimbang untuk anak?

Menurut dokter spesialis gizi klinis , Dr. dr. Luciana B. Sutanto, MS, Sp.GK, untuk memenuhi kebutuhan gizi , perlu terpenuhi semua unsur gizi, yaitu karbohidrat, protein, vitamin, lemak dan mineral, serta porsi makan yang sesuai dengan Isi Piringku dari Kemenkes RI, disebut gizi seimbang.

 “Untuk memenuhi semua zat gizi tersebut, yaitu karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral, dapat diperoleh makanan pokok, lauk pauk, sayur, dan buah, dengan jumlah sesuai kebutuhan.” Jadwal yang baik yaitu 3x makan dan 2-3 selingan jelas dr. Luciana saat diwawancarai HerStory.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas